Studi Kerusakan Tegakan Tinggal Akibat Pemanenan Kayu dengan Teknik Pemanenan Kayu Berdampak Rendah dan Konvensional di Hutan Alam (Studi Kasus di Areal HPH PT. Suka Jaya Makmur, Kalimantan Barat)
Abstract
Saat ini masalah kerusakan hutan telah menjadi isu politik yang penting di tingkat internasional. Di sisi lain selama ini sistem dan teknik pemanenan kayu yang ramah lingkungan masih diabaikan dan tidak sesuai dengan sistem silvikultur yang digunakan. Oleh karena itu usaha-usaha perbaikan dan penyempurnaan teknik pemanenan kayu yang selama ini dipergunakan, sehingga kerusakan lingkungan dapat ditekan sekecil mungkin. Hal ini menyebabkan perlunya dilihat lebih lanjut seberapa besar kerusakan tegakan tinggal dan kerusakan tanah akibat pemanenan kayu dengan teknik RITH dan teknik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerusakan tegakan tinggal dan pemadatan tanah akibat pemanenan kayu dengan teknik RITH dan konvensional, dengan cara (1) Mengetahui besarnya tingkat kerusakan tegakan tinggal akibat pemanenan kayu dengan teknik RITH dan pemanenan kayu secara konvensional; dan (2) Mengetahui besarnya pemadatan tanah akibat pemanenan kayu dengan teknik RITH dan pemanenan kayu secara konvensional. Pengumpulan data meliputi data primer dan sekunder. Data primer di dapat dengan pembuatan petak penelitian terdiri dari petak pemanenan kayu dengan teknik konvensional dan petak pemanenan kayu dengan teknik RITH. Petak penelitian ini masing-masing seluas 10 ha yang di dalamnya dibuat 3 (tiga) plot permanen/pengukuran dengan ukuran masing-masing 100 m x 100 m (1 ha). Masing-masing plot permanen/pengukuran ini dibagi menjadi 25 sub petak dengan ukuran 20 m x 20 m.
Collections
- MF - Forestry [1610]


