Suatu Model Penigkatan Pendapatan Petani dan Pemberdayaan Struktur Kelembagaan Ekonomi Pedesaan (Studi Kasus Wilayah Pengembangan Irigasi dan Hutan Kemasyarakatan Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta)

Date
2000Author
Widayanto, Budi
Anwar, Affendi
Mudikdjo, Kooswardhono
Hakim, R Sunsun Saeful
Metadata
Show full item recordAbstract
Pembangunan wilayah dilakukan untuk memanfaatkan potensi wilayah, penataan
ruang, perubahan sosial dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan wilayah akan
tercapai bila komponen tersebut aktif, dinamis, tumbuh dan berkembang. Gunung
Kidul DIY mempunyai luas 1.485,36 km², dari wilayah lahan pertanian dengan
komposisi 8.067 ha merupakan lahan irigasi dan 107.064 ha (72,1%) merupakan lahan
kering serta 72,92% penduduk sebagai petani.
Salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani, peningkatan produktifitas
lahan dengan meningkatkan akses petani pada sumberdaya air, melalui pengadaan irigasi
sumur pompa dan irigasi bendungan. Upaya peningkatan pendapatan juga harus
didukung dengan kelembagaan berkaitan dengan kegiatan pra produksi, produksi dan
pasca produksi, sehingga ada kondisi yang sinergis antara kegiatan produksi sebagai
suatu farming systems dan supporting system-nya (kelembagaan). Tujuan penelitian
mengetahui alokasi sumberdaya dalam memberikan pendapatan, mengetahui distribusi
pendapatan, mengkaji struktur kelembagaan ekonomi perdesaan.
Collections
- MF - Human Ecology [2473]

