Dampak Kebijakan Upah Minimum dan Makroekonomi terhadap Laju Inflasi, Kesempatan Kerja serta Keragaan Permintaan dan Penawaran Agregat
Date
1999Author
Safrida
Sinaga, Bonar M
Ratnawati, Anny
Sulistyaningsih, Endang
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) faktor-faktor yang mempeеngaruhi laju inflasi, permintaan dan penawaran agregat di Indonesia, (2) dampak
kebijakan upah minimum sektor pertanian, industri dan jasa terhadap laju inflasi
dan kesempatan kerja melalui variabel-variabel permintaan dan penawaran
agregat, dan (3) mengetahui dampak kebijakan makroekonomi terhadap keragaan
permintaan dan penawaran agregat.
Model analisis yang digunakan adalah model makroekonomi inflasi-tenaga
kerja. Model yang dirumuskan adalah model ekonometrika dalam bentuk persamaan simultan yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi
laju inflasi, permintaan dan penawaran agregat di Indonesia. Model disimulasikan
untuk mengetahui dampak kebijakan upah minimum dan makroekonomi terhadap
laju inflasi, kesempatan kerja serta keragaan permintaan dan penawaran agregat.
Data yang digunakan adalah data sekunder rangkaian waktu (time series) tahun
1970-1997 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Departemen Tenaga Kerja,
Nota Keuangan dan instansi-instansi terkait lainnya. Model diduga dengan metode
2SLS dan pengolahannya dilakukan dengan program komputer SAS/ETS.
Collections
- MF - Economic and Management [3347]


