Analisis ekonomi dampak kerusakan lingkungan terhadap pendapatan nelayan di pesisir Tanjung ular kabupaten Bangka Barat
Abstract
Salah satu daerah yang cukup parah dirambah tambang timah inkonvensional (TI) adalah wilayah perairan kabupaten Bangka Barat, dengan kerusakan terumbu karang mencapai 30% (Anonymous 2007). Seiring maraknya aktivitas TI di perairan Kabupaten Bangka Barat, maka dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap pendapatan nelayan, dan semakin memperburuk kerusakan lingkungan pesisir/pantai yang terjadi. Untuk mengatasi hal ini, perlu strategi pengelolaan yang sifatnya terpadu dengan melibatkan semua stakeholders, sehingga penyusunan strategi pengelolaan sumberdaya pesisir di Kabupaten Barat tepat sasaran.
Collections
- MT - Fisheries [3214]

