Struktur Lignin Kayu Daun Lebar, dan Pengaruhnya terhadap Laju Delignikasi
Date
1999Author
Rahmawati, Noor
Syafii, Wasrin
Ibnusantosa, Gatot
Adijuwana, Hendra
Metadata
Show full item recordAbstract
Dengan adanya peningkatan konsumsi pulp dan kertas, maka usaha yang
dilakukan untuk mengantisipasi adalah dengan meningkatkan kapasitas terpasang
industri pulp dan kertas. Dalam mensukseskan usaha peningkatan kapasitas
terpasang industri pulp dan kertas tersebut, hal pokok yang tidak boleh dilupakan
adalah penyediaan bahan baku. Bahan baku pulp terdiri dari kayu, kertas bekas dan
non kayu, dimana kayu menempati prosentase tertinggi diantara ketiganya, karena
kayu memiliki sifat-sifat menarik untuk dijadikan bahan baku pulp, diantaranya
massa yang besar per satuan volume tertentu, kandungan lignin yang relatif rendah
dan kemudahannya untuk diperoleh.
Pulping adalah usaha untuk mendapatkan serat dengan cara melarutkan lignin
semaksimal m,ungkin. Delignifikasi yang efektif akan diperoleh jika kita mengetahui
kandungan dan struktur lignin. Di Indonesia bahan baku pulp kertas sebagian besar
adalah kayu daun lebar, dengan hanya sedikit kayu daun jarum, sehingga penelitian
ini difokuskan pada struktur lignin kayu daun lebar.Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan antara rasio siringil guaiasil pada lignin kayu daun lebar
terhadap laju delignifikasi, dan untuk mendapatkan proses pulping yang bagus
sehingga menghasilkan pulp dengan kualitas yang tinggi Penelitian ini menggunakan
4 jenis kayu daun lebar, yaitu sengon (Paraserianthes falcataria) gmelina (Gmelina
arborea), Meranti (Shorea spp) dan kapur (Dryobalanops aromatica).
Collections
- MF - Forestry [1610]


