View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Inventarisasi dan identifikasi tungau ektoparasit pada cicak di Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (1.735Mb)
      Date
      2006
      Author
      Soleha, Ismayanti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Organisme ektoparasit yaitu organisme yang hidup di permukaan tubuh inangnya, menghisap darah atau memakan rambut, kulit, atau sekresi kulit. Ahli parasit reptilia menemukan tempat perkembangbiakan ektoparasit pada reptilia, namun informasi mengenai tungau ektoparasit pada anggota reptilia khususnya cicak di Indonesia belum ada. Penelitian ini merupakan penelitian pertama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi tungau ektoparasit yang menginfestasi cicak di wilayah Bogor. Cicak dikoleksi di wilayah Bogor Tengah dan Bogor Barat dengan menggunakan metode road sampling. Tungau ektoparasit diambil menggunakan sonde kemudian diawetkan dalam alkohol 70%. Pembuatan preparat tungau menggunakan metode sediaan utuh dan preparat tungau dijernihkan di laktofenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tungau ektoparasit melekat di bagian kepala, ketiak, jari depan, dan belakang, pangkal paha, ekor badan dan telinga cicak Cosymbotus platyurus, Hemidactylus frenatus, dan Hemidactylus garnotii. Tungau tersebut berwarna jingga tua ketika ditemukan di beberapa bagian tubuh cicak. Ciri dari tungau tersebut yaitu memiliki skutum dorsal tubuh dan banyak rambutrambut pendek di bagian dorsal tubuh.Tungau tersebut termasuk dalam Famili Pterygosomatidae, Genus Geckobia. Infestasi tungau tertinggi pada C. platyurus yaitu di bagian telinga (49 tungau), sedangkan pada H. frenatus (191 tungau) dan H. garnotii (10 tungau) adalah di jari belakang. Nilai tertinggi rataan infestasi tungau tiap cicak ada pada H. frenatus (18.2).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46252
      Collections
      • UT - Biology [2400]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository