View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Deteksi perubahan penutupan hutan mangrove menggunakan data landsat di Delta Sungai Mahakam, Kalimantan Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (1.544Mb)
      Date
      2006
      Author
      Wicaksono, Moh. Dimas Arif
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hutan mangrove merupakan salah satu jenis sumberdaya alam hutan dan obyek alami yang memiliki peranan penting bagi daerah atau kawasan pesisir. Secara ekologis, jenis hutan ini berfungsi sebagai pencegah abrasi pantai dan intrusi air laut, sebagai peredam gelombang dan badai, penahan lumpur dan perangkap sedimen. Secara biologis, hutan mangrove merupakan tempat berlindungnya biota laut, terutama berfungsi sebagai tempat pemijahan (spawning ground), tempat asuhan (nursery ground) dan tempat mencari ikan (feeding ground). Dan ditinjau dari segi ekonomis, hutan mangrove dapat berfungsi sebagai penghasil tanin untuk bahan baku penyamak kulit, penghasil kayu bakar, arang dan kayu pertukangan serta bahan baku kertas. Keberadaan hutan mangrove dimuka bumi umumnya terletak diantara 250 Lintang Utara dan 250 Lintang Selatan, pada wilayah pasang surut, pantai berlumpur dan lingkungan anaerob. Di Indonesia , sebagian besar wilayah pantainya ditempati oleh tegakan hutan mangrove yang luas keseluruhannya kurang lebih 2,3 juta hektar (Bengen, 2002) dan 95.000 hektar diantaranya terdapat di delta sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Perubahan situasi dan kondisi alam, serta perkembangan teknologi, kebudayaan manusia dan pertambahan jumlah penduduk merupakan faktor penyebab terjadinya perubahan situasi dan kondisi sumberdaya alam umumnya dan khususnya sumberdaya alam hutan mangrove tersebut. Guna mendeteksi perubahan ini, maka penginderaan jauh antariksa (differential remote sensing) merupakan sistem atau cara deteksi yang dianggap efektif dan efisien.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46204
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository