Isolasi, pemurnian dan identifikasi senyawa anti-B-laktamase dari streptomyces sp. IVNF1-1(Penghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare, EPEC K1-1
Abstract
Bakteri penyebab diare (EPEC K1-1) memproduksi ß-laktamase, enzim yang memotong cincin ß-laktam dan menimbulkan resistensi EPEC K1-1 terhadap antibiotik ß- laktam. Dalam penelitian ini, upaya mengatasi resistensi dilakukan melalui isolasi senyawa anti-ß-laktamase golongan protein (BLIP) dan asam klavulanat dari Streptomyces sp. IVNF1-1. Upaya ini dilatarbelakangi keragaman mikrob Indonesia yang sangat tinggi dan IVNF1-1 merupakan isolat indigenos potensial yang memberikan hambatan terhadap pertumbuhan EPEC K1-1 dengan diameter zona hambat sebesar 6 mm. Hambatan protein ekstraselular IVNF1-1 terhadap aktivitas enzim ß-laktamase EPEC K1-1 ditentukan dengan metode iodometri yang telah dimodifikasi. Hambatan yang diberikan protein ekstraselular dalam filtrat kultur IVNF1-1 ialah sebesar 84,12%. Pemurnian protein tersebut melalui pengendapan amonium sulfat kejenuhan 80%, dialisis, dan kromatografi filtrasi gel sephadex G-75 menghasilkan BLIP dengan aktivitas hambatan sebesar 11,10%.
Collections
- UT - Chemistry [2295]

