Potensi cendawan entomophthorales dalam mengendalikan kutu putih pepaya Paracoccus marginatus Williams dan Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) di lapangan
Abstract
Kutu putih pepaya, P. marginatus Williams & Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) merupakan hama baru yang berasal dari Meksiko. Sejak tahun 2008, hama tersebut menimbulkan kerusakan berat pada pertanaman pepaya di Indonesia. Beberapa kutu putih pepaya di lapangan mengalami perubahan warna menjadi kehitaman. Kutu putih pepaya yang mengalami perubahan warna ini diduga terinfeksi oleh cendawan yang merupakan musuh alami kutu putih pepaya tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi cendawan Entomophthorales dalam mengendalikan kutu putih pepaya. Penelitian yang dilakukan di Kecamatan Sukaraja dan Rancabungur, Kabupaten Bogor dimulai pada awal Maret hingga akhir Mei 2010 sedangkan identifikasi stadia cendawan dilakukan pada bulan Juni 2010. Lahan pepaya dibagi ke dalam empat plot. Masing-masing plot ditarik garis diagonal untuk ditentukan 20 tanaman sampel secara sistematis sehingga total tanaman sampel adalah 80 tanaman. Pengamatan dilakukan pada tanggal 4 Maret, 18 Maret, 1 April, 29 April, 13 Mei, dan 27 Mei 2010. P. marginatus yang diperoleh dari lapang dikoleksi dalam preparat slide menggunakan larutan lactophenol-cotton blue. Stadia cendawan yang menginfeksi P. marginatus selanjutnya diidentifikasi di laboratorium menggunakan mikroskop cahaya. Cendawan yang diidentifikasi merupakan cendawan dari ordo Entomophthorales. Stadia cendawan yang diidentifikasi adalah hyphal bodies, secondary conidia dan resting spores sedangkan stadia primary conidia dan saprophytic fungi tidak berhasil diidentifikasi.
Collections
- UT - Plant Protection [2517]

