Karakterisasi lima genotipe pepaya hibrida di kebun percobaan IPB Tajur
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakter morfologi dan kualitas buah dari lima genotipe pepaya hibrida yang diuji. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Tajur pada bulan Oktober 2009 sampai dengan Februari 2010. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan lima genotipe pepaya hibrida sebagai perlakuan. Ulangan dilakukan sebanyak tiga kali pada masing-masing perlakuan, sehingga terdapat 15 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan diambil tiga tanaman yang representatif dan sepuluh buah pepaya untuk sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua karakter memiliki perbedaan yang nyata antar genotipe yang diuji kecuali pada karakter diameter batang, tinggi tanaman saat berumur 23 BST, diameter petiol, panjang daun, lebar daun, jumlah buah saat umur 23 BST, jumlah buah panen, bobot buah panen, produktivitas tanaman, diameter ujung buah, kekerasan pangkal dan tengah kulit buah, kekerasan pangkal daging buah, jumlah biji, padatan total terlarut, asam total terlarut dan kandungan vitamin C. Genotipe IPB H59 merupakan genotipe yang memiliki perbedaan karakter paling besar baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Berdasarkan hasil analisis cluster, diperoleh dua kelompok besar genotipe. Genotipe IPB H14 dan IPB H59 merupakan pasangan genotipe yang memiliki persentase tingkat kemiripan paling besar. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa genotipe IPB H14 memiliki rasa, aroma, dan warna daging buah yang disukai oleh responden. Genotipe IPB H59 memiliki bentuk dan kekerasan buah yang disukai oleh responden.
