Keanekaragaman Hexapoda Tanah di Berbagai Jenis Penutupan Lahan pada Ekosistem Mangrove (Studi Kasus di Propinsi Nusa Tenggara Barat)
Date
2001Author
Rohyani, Immy Suci
Kusmana, Cecep
Suhardjono, Yayuk Rahayuningsih
Metadata
Show full item recordAbstract
Di Nusa Tenggara Batat kawasan mangrove umumnya rusak karena
kegiatan konversi hutan mangrove untuk daerah pertanian, perkebunan, tarnbak,
permukirnan dan industri. Fenomena ini akan sangat berpengaruh terhadap
keberlangsungan mata rantai ekokgi dalam ekosistem mangrove, yang berperan
di antaranya sebagai sumber keanekaragarnan hayati dan stabilitas lingkungan.
Salah satu keanekaragaman hayati yang terdapat di ekosistem mangrove
adalah Hexapoda tanah ysng berfungsi sebagai perombak material tanaman,
serasah, bangkai, penghancur kayu, parasit dan pemangsa. Peranannya tidak
dapat dirasakan langsung oleh manusia tetapi dapat dimanfaatkan setetah
mlalui jasa biota lain. Oleh karena itu, peran utamanya di dalam ekosistem
mangrove menjadi kurang mendapat perhatian. Padahal tanpa kehadiran
Hexapoda tanah, perombakan bahan organik di sekeliling kita akan be jalan
sangat lambat.


