Sifat Dasar Vascular Bundle dan Parenkim Batang Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dalam Kaitannya dengan Sifat Fisis, Mekanis Serta Keawetan
Date
2001Author
Rahayu, Istie Sekartining
Coto, Zahrial
Bakar, Edi Suhaimi
Wahyudi, Imam
Metadata
Show full item recordAbstract
Seperti halnya kelapa, kelapa sawit juga termasuk famili Palmae yang batangnya terdiri dari vascular bundle dan parenchyme yang tersebar tidak merata pada arah vertikal dan horisontal. Kedua tanaman ini menghasilkan bagian kayu (xylem) yang sifatnya lebih dekat dengan sifat kayu daun lebar dibandingkan sifat kayu daun jarum karena memiliki saluran yang menyerupai sel pembuluh (Asia Pasific Coconut Community, 1979). Struktur jaringan penyusun kayu kelapa sawit tidak banyak berbeda dengan struktur penyusun pada tanaman monokotil ataupun dikotil yaitu berupa kumpulan serat, jaringan pengangkut dan jaringan parenkim dalam komposisi tertentu. Dengan demikian kayu kelapa sawit memiliki peluang yang sama untuk dapat dimanfaatkan secara luas seperti halnya kayu kelapa yang telah lebih dulu dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi berbagai macam barang keperluan seperti mebel, bahan bangunan atau tiang-tiang pagar (Sunarwan, 1996). Berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan (Bakar et al. 1998; Rosdiana 1998; dan Hidayat 1998) diketahui bahwa berat jenis kayu sawit lebih rendah dibanding berat jenis kayu kelapa, dan kadar airnya lebih tinggi. Diketahui pula bahwa sifat mekanis dan sifat keawetan kayu kelapa sawit tergolong rendah. Oleh karena itu diperlukan penelitian lebih lanjut tentang sifat-sifar dasar kayu sawit terutama Analisa terhadap komponen sel-sel penyusunnya, khususnya vascular bundle (ikatan pembuluh) dan parenchyme (parenkim). Dengan demikian diharapkan faktor penyebab perbedaan dan variasi nilai berat jenis, kadar air, sifat mekanis dan keawetan yang lebih rendah dibanding kayu kelapa ini dapat diketahui.
Collections
- MF - Forestry [1610]


