Dampak Pembuangan Limbah Industri terhadap Kualitas Perairan Sungai Siak Ruas Tengah di Propinsi Riau
Abstract
Pesatnya pembangunan di Kota Pekanbaru sampai ke Kecamatan Siak Kabupaten Siak Propinsi Riau pada dekade terakhir terutama disebabkan tumbuhnya industri di sekitar Sungai Siak ruas tengah antara lain: industri crumb rubber, industri plywood, industri lem, industri pulp dan paper, pertumbuhan industri tersebut memang diharapkan demi tercapainya pembangunan nasional. Hal ini dimaklumi mengingat posisi Sungai Siak yang sangat strategis untuk pemasaran tujuan ekspor dengan menggunakan sungai sebagai sarana transportasi. Industri yang berdiri di sepanjang Sungai Siak ruas tengah mempunyai skala produksi menengah dan besar. Berdirinya kawasan industri akan membawa dampak terhadap kualitas perairan Sungai Siak. Bahan pencemar yang berasal dari aktivitas industri maupun transportasi bahan baku dan hasil industri yang terbawa bersama buangan, langsung atau tidak langsung akan menyebabkan terjadinya gangguan dan perubahan kualitas fisik, kimia dan biologi perairan sungai. Hal ini karena limbah industri berpeluang menghasilkan bahan pencemar seperti limbah organik, bahan kimia dan logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memantau bahan-bahan atau zat-zat yang dapat merupakan sumber pencemar dalam limbah industri yang berada sekitar Sungai Siak di Ruas Tengah, serta sejauh mana pencemaran itu terjadi, (2) mengkaji dampak yang diakibatkan oleh pembuangan limbah terhadap kehidupan komunitas biota perairannya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang bahan-bahan pencemar lingkungan yang berasal dari limbah industri sekitar Sungai Siak ruas tengah, memberikan informasi mengenai perubahan kualitas dan tingkat kerusakan ekosistem sungai, dan diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi pengambilan kebijakan dalam perencanaan dan pelaksanaan tata ruang wilayah Kota Pekanbaru, dan Kecamatan Siak Kabupaten Siak dikaitkan dengan rencana pengelolaan DAS Siak secara terpadu. Penelitian ini dilakukan selama enam bulan (Desember 2000 sampai dengan Mei 2001) di Sungai Siak Ruas


