Analisis kepuasan konsumen terhadap produk Fruit Tea, S-tee dan Teh Sosro Kasus di Foodcourt Al-Azhar Bumi Serpong Damai Tangerang
Abstract
Teh mempakan salah sahz komoditi yang mernpunyai peran strategis dalam perekonomian Indonesia. hdustri teh mampu memberikan kontribusi Produk Domestik Bmto (PDB) sekitar Rp 1,2 triliun atau sebesar 0,3 % dari total PDB (Produk Domestik Bmto) nomigas. Komoditi hi juga menyumbang devisa sebesar 110 juta dollar AS setiap tahunnya. Di Indonesia kita mengetahui ada beberapa merek teh yang ada di pasaran baik dalam kemasan siap dilninum (dalam bentuk botol, kotak dan botol plastik) maupun untuk diseduh (kantung atau rajangan), misalrxya Teh Sosro, Teklta, Frestea, Fruit Tea, S-tee, Nu Green Tea Tebs, Lipton Ice Tea, Teh 2 Tang, Artea dan lain sebagainya. Semakin beragamnya merek dan bentuk kemasan dari produk ini rnenjadikan persaingan yang ketat antar perusahaan yang memproduksi teh siap saji di Indonesia. Bentuk persaingan antar produk ini dapat dilihat dari mulai kernasannya, bentuk promosi, variasi rasa sampai dengan harganya. Salah satu contoh adalah Frestea yang diproduksi olah PT. Coca Cola Bottling Indonesia, menawarkan teh siap saji dengan aroma melati dan dikemas dalam botol dan tetra pack (kotak). Begitu pula dengan produk dengan merek Tebs yang menawarkan teh bersoda dan Fmit Tea yang menawarkan teh yang beraroma buah-buahan. Selain itu merek Nu Green Tea yang meiiawarksux kemasan dalam bentuk botol plastik yang mudah dibawa dan dapat langsung dibuang jika sudah habis. Kesemuanya ini dilakukan oleh pemsahaan dengan tujuan untuk memenangkan persaingan yang semakin ketat antar industri teh kernasan, dengan caxa mendapatkan memberikan (memenuhi) kepuasan konsumen sehingga diharapkan akan mendapatkan konsumen sebanyak mungkin.
Collections
- UT - Agribusiness [4789]

