View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Induksi Pembentukan Senyawa Sekunder Tanaman Sidaguri (Sida rhombifolia Linn) Melalui Perlakuan Cekaman Air

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (435.1Kb)
      Cover (280.9Kb)
      Abstract (59.02Kb)
      Postscript (1.886Mb)
      Bab I (277.0Kb)
      Bab II (277.9Kb)
      Bab III (286.4Kb)
      Bab IV (280.5Kb)
      Bab V (271.7Kb)
      Daftar Pustaka (277.4Kb)
      Lampiran (365.4Kb)
      Date
      2009
      Author
      Soeyono, Annisaa
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh cekaman kekeringan terhadap pembentukan senyawa sekunder tanaman sidaguri. Sample yang digunakan meliputi 40 tanaman yang berumur 4 bulan dengan 4 perlakuan, yaitu tanaman control, cekaman 2 minggu, cekaman 3 minggu, dan cekaman 4 minggu. Pengujian senyawa sekunder meliputi uji kualitatif dan uji kuantitatif. Perlakuan cekaman kekeringan menyebabkan penurunan laju pertumbuahan, meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang, dan jumlah daun. Pada saat panen, terbukti cekaman kekeringan menyebabkan rendahnya bobot kering tanaman. Senyawa sekunder yang diperoleh dari uji kualitatif antara lain flavanoid, quinon, tannin, alkaloid, saponin, terpenoid, dan steroid. Kandungan alkaloid dan tannin lebih besar daripada kandungan steroid dan flavanoid. Hasil dari uji kualitatif menunjukan bahwa cekaman kekeringan dapat meningkatkan senyawa sekunder, khususnya tanin. Kadar total fenol daun tanaman kontrol, cekaman 2 minggu, dan cekaman 3 minggu berturut-turut 2%, 3.3%, dan 8.67 %. Kadar total fenol cenderung meningkat dengan bertambahnya cekaman kekeringan, tetapi ini tidak berlaku pada cekaman 4 minggu. Total fenol tanaman yang mengalami cekaman 4 minggu menyusut secara signifikan. Hal ini dimungkinkan karena tanaman sudah mencapai batas dimana cekaman tersebut sangat berat.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/44351
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository