Pengaruh Suhu, Kaporit, dan pH Terhadap Pertumbuhan Cendawan Entomopatogen Transgenik Aspergillus niger-GFP dan Patogenisitasnya pada Larva Nyamuk Aedes aegypti
Abstract
Cendawan entom opatogen transgenikAspergillus niger-G FP koleksi PPSHB dan laboratorium M ikologi IPB telah terbukti efektif sebagai pengendali hayati larva nyam uk Aedes aegypti pada skala laboratorium . Beberapa faktor abiotik (lingkungan) dapat mempengaruhi pertum buhan dan kelangsungan hidup cendawan di alam . Penelitian ini bertujuan untuk mem pelajari pengaruh faktor abiotik suhu, kaporit, dan pH terhadap pertum buhan (populasi) dan patogenisitas A. niger- GFP pada larva A. aegypti di lingkungan akuatik. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu pengujian survival cendawan pada m edia air tanpa larva selam a 7 hari, dan survival dan patogenisitas cendaw an pada m edia air yang m engandung larva instar III selam a 14 hari. Kolonisasi cendawan pada larva diam ati dengan m ikroskop dan postulat Koch. Hasil penelitian m enunjukkan bahwa suhu, pH dan kaporit mempengaruhi pertum buhan dan patogenisitasA. niger- GFP. Pertum buhan (survival)A. niger-GFP paling baik pada kultur akuatik dengan perlakuan abiotik suhu ruang (28oC) yaitu sebesar 712 koloni, pH 7 sebesar 3017 koloni dan konsentrasi kaporit 0.48 ppm sebesar 2181 koloni. Patogenisitas A. niger-GFP terhadap larva nyam uk pada perlakuan beberapa faktor abiotik mam pu membunuh larva hingga 100 % dalam waktu 2 minggu.
Collections
- UT - Biology [2401]

