Potensi penggunaan tenaga kerbau untuk pengolahan tanah pada lahan sawah: studi kasus Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Abstract
Ketergantungan pada penggunaan mesin untuk pengolahan lahan sawah memiliki beberapa masalah yang berkaitan dengan bahan bakar, antara lain harganya yang kian meningkat, ketersediaannya pada petani dan juga emisi gas rumah kaca yang merusak lingkungan. Penggunaan tenaga kerbau untuk pengolahan lahan sawah menjadi layak untuk dikaji kembali dengan keterbatasan penggunaan mesin selain kelebihan tenaga kerbau yang memiliki hasil sampingan biogas dan pupuk. Kelayakan penggunaan kerbau dibandingkan dengan penggunaan mesin dikaji dari segi ekonomi dan energi. Lalu perlu juga untuk dilihat ketersediaan kemampuan tenaga kerbau untuk menggantikan tenaga traktor, untuk melakukan hal ini dikembangkan sebuah model dinamis dengan mengambil studi kasus Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. Model yang dihasilkan kemudian diverifikasi dan diuji validitasnya dengan menggunakan uji rataan sampel berpasangan (uji t) antara data aktual dan data yang dihasilkan dengan simulasi menggunakan model. Model yang valid kemudian dianalisis sensitifitasnya untuk melihat variabel yang paling berpengaruh pada variabelvariabel yang dijadikan parameter keluaran simulasi dengan menggunakan model. Berdasarkan analisis sensitifitas kemudian dikembangkan strategi-strategi yang dimanifestasikan dalam bentuk skenario-skenario yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan mesin di daerah studi kasus. Dari simulasi yang dilakukan berdasarkan skenario-skenario yang dikembangkan kemudian dapat dilihat skenario yang performanya paling baik dalam mengurangi penggunaan mesin.
Collections
- MT - Agriculture Technology [2436]

