Potensi Antiaterogenik Suplemen Kombinasi Isoflavon-Vitamin E terhadap Lesi Arleri Koroner pada Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicu/aris) yang Hiperkolesterolemik
Date
1999Author
Savitri, Corry
Ungerer, Tonny
Sajuthi, Dondin
DS, Itasia
Metadata
Show full item recordAbstract
PJK (penyakit jantung koroner) merupakan manifestasi klinik PKV (penyakit
kardiovaskular). Salah satu penyebab PJK adalah aterosklerosis (proses penebalan
intima yang terjadi secara aktif pada pembuluh arteri), terutama pada arteri koroner
LAD (left anterior descending) dan LCX (left circumflex). Studi epidemiologi
menunjukkan risiko PJK pada wanita pramenopause lebih rendah dari wanita
pascamenopause dan pria. Hal ini berkaitan erat dengan keberadaan hormon
estrogen, sehingga pemberian THP (terapi hormon pengganti) merupakan salah
satu upaya penanggulangan PJK pada wanita pascamenopause.
THP yang berasal dari manusia dan hewan maupun yang sintetik mampu
menurunkan risiko PJK, tetapi disamping itu meningkatkan kejadian kanker
endometiium dan payudara. Risiko kanker tersebut dapat diminimalkan dengan
menggunakan isoflavon (senyawa kimia yang terdapat pada tanaman kedelai) yang
memiliki kemiripan struktur dan aktivitas dengan hormon estrogen, sehingga disebut
sebagai fitoestrogen. Selain THP, vitamin E (a-tokoferol) juga digunakan sebagai
upaya penanggulangan aterosklerosis karena sifatnya sebagai antioksidan dan
memiliki kemampuan meningkatkan remodeling arteri (kemampuan untuk
ii
memperbesar arteri dan mempertahankan kenormalan luas lumen terhadap proses
perkembangan aterosklerosis pada arteri).


