IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Multidiciplinary Program
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Multidiciplinary Program
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan Kebijakan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Bagian Hulu Untuk Efektivitas Waduk: Studi Kasus Das Citarum Hulu Terhadap Efektivitas Waduk Saguling di Provinsi Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (5.198Mb)
      Bab I (4.075Mb)
      Bab II (8.911Mb)
      Bab III (5.336Mb)
      Bab IV (4.199Mb)
      Bab V (9.984Mb)
      Bab V (10.20Mb)
      Bab V (10.18Mb)
      Bab V (9.453Mb)
      Bab V (9.396Mb)
      Bab VI (1.961Mb)
      Daftar Pustaka (13.09Mb)
      Full Text (5.648Mb)
      Abstract (31.82Kb)
      Postscript (1.745Mb)
      Date
      2005
      Author
      Hasibuan, Afriadi Sjahbana
      Alikodra, Hadi S
      Saeni, MS.
      Purwanto, Joko
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu cara pemanfaatan sumberdaya air adalah membangun waduk yang berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Sumberdaya air sebagai potensi tenaga hidro sejak masa pemerintahan Orde Baru, yang tersebar di 1 232 lokasi, terdiri atas 757 lokasi bertipe waduk dan sisanya 475 lokasi bertipe bukan waduk (run of river). Di Pulau Jawa, potensi tenaga hidro terdapat di 129 lokasi (Anonim 2001) dan di Jawa Barat sudah dibangun sebanyak 8 waduk (Anonim² 2003). Potensi pasokan tenaga listrik yang dapat dikembangkan bagi rakyat Indonesia agar memenuhi kebutuhan energi dengan biaya murah dan terbarukan serta tidak polutif ini adalah sebesar 77 866 MW. Namun demikian, pasokan kebutuhan tenaga listrik yang telah terpenuhi baru mencapai 20 592 MW dari 236 waduk yang dibangun oleh Pemerintah sarnpai dengan tahun 1999. Sebaliknya, ketersediaan sumberdaya air sangat mengkhawatirkan dipandang dari fungsi daerah aliran sungai (DAS) bagian hulu sebagai daerah konservasi, resapan air, dan tata air atau hidrologi. Kekhawatiran tersebut bila ditinjau dari kualitas perairan yang tersedia, menunjukkan adanya penurunan kualitas air. Kondisi kualitas air Sungai Citarum pada saat ini sangat memprihatinkan, sehingga perlu mendapat perhatian serius, karena air sungai tersebut merupakan sumber utama bagi Waduk Saguling sebagai pemasok tenaga listrik se-Jawa Bali. Adanya pencemaran limbah air seperti logam mengakibatkan pengkaratan atau korosivitas (Supardi 1997) serta erosi dan sedimentasi mengakibatkan pendangkalan di badan sungai dan Waduk Saguling, yang dikhawatirkan dapat mengurangi atau bahkan menghentikan pasokan listrik untuk kebutuhan Jawa-Bali, sehingga harus segera dilakukan upaya pemulihan dan perbaikan pengelolaannya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/40995
      Collections
      • DF - Multidiciplinary Program [812]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository