Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Bobot lahir Dan Pertumbuhan Periode Menyusu Serta Estiamsi Nilai Heritabilitas Bobot Lahir Dan Bobot Sapih Pada Kelinci (Orcytolagus cuniculus)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai heritabilitas bobot lahir dan heritabilitas bobot sapih kelinci serta mempelajari aspek pertumbuhan dan beberapa faktor yang mempengaruhi bobot lahir dan pertumbuhan kelinci selama periode menyusu.
Penelitian dilakukan di kampung Tenjo Ayu, desa Benda, kecamatan Cicurug, kabupaten Sukabumi, mulai dari tanggal : 4 Juni 1981 sampai dengan tanggal 28 Desember 1981.
Penelitian ini menggunakan 6 ekor kelinci jantan dan 35 ekor kelinci betina (induk). Penelitian meliputi dua tahapan. Tahap pertama, mengawinkan pejantan-pejantan dengan beberapa induk yang dipilih secara acak.
Tahap kedua, memelihara anak-anak yang dihasilkan pada tahap pertama, anak dikandangkan bersama-sama dengan induk selama dua bulan. Pada tahap kedua ini dilakukan pengukuran bobot lahir, pertambahan bobot badan tiap minggu serta bobot sapih. Penimbangan dilakukan setiap minggu mulai kelinci lahir hingga kelinci umur dua bulan.
Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian yaitu rancangan tersarang. Heritabilitas bobot lahir dan bobot sapih dihitung dengan cara "Intra Sire Half-Sib Correlation" melalui perhitungan ragam genetik dalam suatu sidik ragam. Pengaruh besar litter (litter size) terhadap pertumbuhan kelinci selama periode menyusu dan terhadap bobot lahir kelinci diuji melalui perhitungan sidik ragam, begitu pula pengu-jian pengaruh umur induk (kali beranak) terhadap bobot lahir
dan bobot sapih kelinci. Korelasi antara rata-rata bobot lahir litter dengan rata-rata bobot sapih litter dihitung dengan regresi linear.
Heritabilitas bobot lahir kelinci (62.68± 11.74) %, sedangkan heritabilitas bobot sapih kelinci (16.62 ± 0.51) %. Atau keragaman bobot lahir kelinci lebih banyak ditentukan oleh faktor genetik ternak, sedangkan keragaman bobot sapih kelinci lebih banyak ditentukan oleh pengaruh faktor lingkungan. ...

