Keragaan Keluarga dan Lingkungan serta Faktor Resiko Ibu Hamil pada Desa dengan Kematian Bayi Tinggi dan Rendah
Date
1998Author
Istiany, Ari
Kusharto, Clara M.
Hardinsyah
Karsin, Emmy S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Diantara negara-negara ASEAN, Indonesia merupakan negara dengan angka kematian bayi (AKB) tertinggi. Kabupaten Bogor merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang AKB-nya masih tinggi sehingga menjadi prioritas bagi program Kelangsungan Hidup, Perkembangan, Perlindungan Ibu dan Anak (KHPPIA). Dalam rangka merumuskan upaya dini pencegahan kematian bayi dan upaya penurunan AKB secara tepat maka perlu dikaji penyebab langsung dan tidak langsung kematian bayi tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keadaan psikososial dan ekonomi keluarga, sanitasi lingkungan, pengetahuan gizi dan kesehatan, konsumsi pangan, faktor resiko kehamilan, pelayanan kehamilan dan persalinan serta pemanfaatannya, serta faktor-faktor yang berhubungan dengan masalah persalinan pada desa dengan kematian bayi tinggi dan rendah. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian KHPPIA kerjasama antara Jurusan GMSK, Faperta, IPB dan PEMDA Kabupaten DT II Bogor. Kegiatan penelitian dilakukan di Desa Babakan Sadeng dan Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang pada Bulan Maret sampai Mei 1998. Jumlah ibu hamil trimester III yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 40 ibu hamil dimasing-masing desa.
Collections
- MF - Human Ecology [2473]


