Penetapan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Activity Based Costing (Studi Kasus di Pabrik Moulding & Parket KIPKJ Cepu Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah)
Abstract
Industri pengolahan kayu merupakan salah satu industri yang memberilcan devisa terbesar di luar sektor nonmigas. Jenis industri ini berkembang cukup pesat di Indonesia, yaitu 2,6 % per tahun. Volume ekspor meningkat ratarata 3,6 % dan peningkatan nilai 14,76 % tiap tahun. Salah satu pelaku bisnis kayu olahan adalah Perum Perhutani yang menangani hutan dan industri kayu jati di Jawa dan Madura. KIPKJ Cepu sebagai salah satu unit bisnis Perum Perhutani memproduksi produk moulding dan parket dengan konsentrasi pasar terbesar pada ekspor.

