Pengaruh Posisi Intrauterin Fetus Tikus (Rattus sp.) Betina terhadap Kemampuan Membesarkan Anaknya
Abstract
Peningkatan populasi ternak memerlukan teknologi baru di bidang reproduksi, salah satunya adalah melakukan seleksi terhadap hewan yang bersifat prolifik yaitu sifat mampu memberikan anak lebih dari satu pada satu kali kelahiran. Maka dilakukan penelitian ini, yang diharapkan mampu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi oleh hewan prolifik, yaitu : Kemampuan reproduksi yang berkurangl hilang. Penelitian ini mengamati kemampuan tikus (Rattus sp.) betina strain Spragrre- Dawley untuk membesarkan anaknya berkaitan dengan posisinya dalam uterus selama kebuntingan. Parameter kemampuan yang diuji adalah produksi susu selama masa laktasi yang diukur dari kelompok tikus betina OM (tikus betina diantara dua fetus betina) dan kelompok tikus betina 2M (tikus betina diantara dua tikus jantan). Pengukuran produksi susu dilakukan secara tidak langsung dengan cara menimbang bobot anak sebelum dan sesudah induk menyusui anak-anaknya, selain itu pertambahan bobot badan anak juga diukur.

