View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sebaran Sensitifitas Kulit Terhadap Alergen Ascaris suum pada Macaca fascicularis di Pusat Studi Satwa Primata IPB Dibedakan Atas Kelompok Umur

      Thumbnail
      View/Open
      PostScript (13.69Mb)
      Full text (2.111Mb)
      Abstract (501.2Kb)
      Date
      2008
      Author
      Lucianti, Dina
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai uji tapis untuk mengetahui potensi Macaca fascicularis (M. fascicularis), yang dibedakan atas kelompok umur (anakan dan dewasa), sebagai hewan model penyakit dan pengobatan asma dengan melihat sensitifitas kulit terhadap rangsangan alergen Ascaris suum (A. suum). Asma merupakan reaksi hipersensitifitas tipe I, karena efek reaksinya dapat terlihat dengan cepat, reaksi hipersensitifitas tipe I dapat dideteksi dengan cara uji kulit yang reaksi positifnya akan indurasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan total hewan yang digunakan sebanyak 147 hewan (118 hewan dewasa dan 29 anakan) yang telah ditangkarkan di Pusat Studi Satwa Primata IPB. Ekstrak A. suum disuntikan secara intradermal pada kulit daerah abdomen pada 8 situs (2 baris, 4 kolom dari arah cranial ke caudal hewan). dengan dosis bertingkat (1 x 10-2 sampai dengan 1 x 10-7 μg/ml). Dokumentasi lingkaran injeksi dilakukan pada menit ke-0 dan menit ke-30. Reaksi positif terjadi pada 65 ekor M. fascicularis dewasa (55.1%) dan 20 ekor M. fascicularis anakan (67%). Prevalensi reaktifitas pada anakan yang lebih tinggi daripada dewasa dapat disebabkan karena sistem imun anak yang belum matang. Selain sistem imun yang berbeda pada anakan dan dewasa, aspek genetik, kemungkinan alergi, saluran pernapasan yang mudah terangsang, jenis kelamin dan ras merupakan beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan kejadian asma Kesimpulan dari penelitian ini adalah uji kulit dengan alergen A. suum menginduksi reaksi hipersensitifitas tipe 1 dan M. fascicularis Indonesia, baik dari kelompok anakan dan dewasa, berpotensi sebagai hewan coba penyakit dan penemuan pengobatan asma berdasarkan umur.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/36934
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository