Identifikasi Glycogen Storage Disease Tipe V pada Sapi Friesian-Holstein di Jawa - Bali
Abstract
Glycogen storage disease (GSD) tipe V pada merupakan kelainan genetik autosomal resesif yang ditandai defisiensi enzim glikogen fosforilase. Glikogen fosforilase behngsi untuk memecah glikogen menjadi glukosa yang dibutuhkan dalam pembentukan ATP. Pada sapi, defisiensi glikogen fosforilase disebabkau oleh substitusi basa C menjadi T pada kodon ke-489 gen PYGM (muscle glycogen pliosphoiylase). Snbtitusi ini mengubah penyandian asam amino dari Arginin (cgg) menjadi Triptofan (tgg). Sapi karier GSD tipe V dapat menyebarkan ale1 niutan ke dalam suatn populasi melalni inseminasi bnatan (IB). Sapi FH merupakan sapi perah yang paling banyak ditemakkan di Indonesia dan dikembangbiakkan melalui IB. Perlu dilakukan identifikasi GSD tipe V dengan teknik polynierase chain reactioii-restrictiori pagmerzt leiigth poly~norpliisnz (PCR-RFLP) untuk mencegah penggunaan individu karier GSD tipe V sebagai bibit unggul sapi FH. Sampel darah sebagai sumber DNA diambil dari 7 pusat penlbibitan pemerintab dan 10 petemakan rakyat di Jawa-Bali dengan total 826 sampel. Semua sampel berhasil diamplifikasi dan individu lieterozigot tidak ditemukan. Hasil ini dapat menjaniin bahwit spenna atau induk betina yang didatangkan dari Jawa-Bali bebas dari kelainan genetik GSD tipe V.
Collections
- UT - Biology [2400]

