View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian Histopatologi Pemberian Kombinasi Herbal (Bawang Putih dan Kunyit) dengan Zink Terhadap Organ Ginjal Ayam Broiler yang Terinfeksi Virus Marek

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (106.2Kb)
      Full text (853.9Kb)
      PostScript (3.254Mb)
      Date
      2008
      Author
      Aini, Upik Kurota
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji efektifitas pemberian kombinasi herbal dengan zink dalam pakan ayam broiler yang terinfeksi virus Marek melalui pengamatan histopatologi organ ginjal. Sebanyak 100 ekor DOC (Day Old Chick) dibagi secara acak kedalam lima perlakuan,yang terdiri dari: Pakan basal (R0), pakan basal ditambah bawang putih 2.5% dan kunyit 1.5% (R1), pakan basal ditambah bawang putih 2.5% dan ZnO 120 ppm (R2), pakan basal ditambah kunyit 1.5% dan ZnO 120 ppm (R3) dan pakan basal ditambah bawang putih 2.5%, kunyit 1.5% dan ZnO 120 ppm (R4). Herbal yang digunakan adalah bawang putih (Allium sativum Linn.) dan kunyit (Curcuma domestica Val.), sedangkan mineral yang digunakan adalah ZnO (Zink Oksida). Pemeriksaan histopatologi ginjal dilakukan setelah ayam berumur 5 minggu yaitu dengan membuat sediaan yang diwarnai HE (hematoksilin dan eosin). Parameter pengamatan histopatologi meliputi rataan jumlah proliferasi sel tumor limfoid sebanyak 3 fokus tumor, presentase kejadian degenerasi dan nekrosa dalam 25 tubulus serta presentase kejadian kongesti dalam 25 glomerulus. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa rataan proliferasi sel tumor limfoid, nekrosa sel tubulus dan kongesti glomerulus menunjukkan tidak berbeda nyata antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol (p>0.05), sedangkan degenerasi tubulus nyata meningkat pada perlakuan R2, R3, dan R4. Jumlah proliferasi sel tumor limfoid terendah pada perlakuan R2 sedangkan kejadian nekrosa tubulus terendah pada R3.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/3467
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository