Kajian reklamasi lahan marginal alang-alang dan model sistem usaha tani terpadu untuk membangun pertanian lestari di daerah transmigrasi pandan wangi Peranap Riau
The study of the reclamation of imperata marginal land and integrated farming systems models for sustainable agriculture development in transmigration area Pandan Wangi Peranap Riau

Date
2000Author
Aprisal
Sinukaban, Naik
Anas, Iswandi
Mudikdjo, Kooswardhono
Karama, H.A. Syarifuddin
Rachim, Abdul
Metadata
Show full item recordAbstract
Lahan alang-alang merupakan lahan kering yang luas di Indonesia, lahan ini meliputi sekitar 30 juta ha dan mempunyai tingkat kesuburan yang rendah sehingga produktivitasnya juga rendah. Namun demikian, lahan ini mempakan lahan yang potensial untuk usaha pertanian, khususnya bila adanya masukan yang tinggi. Hal ini yang menyebabkan mengapa lahan ini tidak diusahakan oleh petani sehingga lahan menjadi terlantar. Imperata grass occupy a large area of uplands in Indonesia; it is estimeted about 30 million hectare of land. Even though these lands are low in fertility, they have a great potential for farming activities especially if high input ia applied. These, perhaps, why many farmers abandon the lands.
Collections
- DF - Agriculture [807]

