Peranan Tandon dalam Memperbaiki Mutu Air di Tambak Tradisional
Abstract
Kegagalan panen yang terjadi pada petambak udang di Kab. Indramayu, diduga karena adanya pencemaran perairan di daerah perairan pesisir Indramayu. Pergantian air yang biasa dilakukan untuk memperbaiki kualitas air di tambak ternyata tidak menolong, bahkan seringkali menjadi penyebab terjadinya kematian udang. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan suatu upaya, dimana dalam bertambak, keberhasilan tidak hanya dilihat dari produksi, tetapi juga berkelanjutan dan tidak merusak ekosistem setempat. Pola yang digunakan adalah pola tradisional, dimana dalam pergantian air tambak, air sumber yang berasal dari laut di tampung terlebih dahulu di tandon (reservoir) yang diharapkan dapat memperbaiki kualitas air sebelum digunakan untuk budidaya.


