View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Suhu Tubuh, Frekuensi Jantung Dan Nafas Induk Sapi Friesian Holstein Bunting Yang Divaksin dengan Vaksin Avian Influenza H5n1

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (492.6Kb)
      Abstract (88.44Kb)
      Postscript (539.8Kb)
      Date
      2009
      Author
      Mauladi, Achmad Hasan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengamati status kesehatan induk sapi perah Friesian Holstein (FH) bunting yang divaksin dengan vaksin Avian Influenza H5N1 melalui pengamatan suhu tubuh, frekuensi jantung dan nafas. Dua ekor induk sapi bunting laktasi ke 2-3 divaksin dengan vaksin H5N1 inaktif secara sub kutan sebanyak 3 kali pada 8, 6, dan 4 minggu sebelum perkiraan partus. Pengamatan terhadap suhu tubuh, frekuensi jantung dan nafas dilakukan sebelum vaksinasi hingga 3 hari sesudah vaksinasi I, II, dan III. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa suhu tubuh sapi 1 dan 2 meningkat masing-masing menjadi 38,6°C, frekuensi jantung meningkat masing-masing menjadi 72 dan 80 kali/menit, frekuensi nafas meningkat masing-masing menjadi 44 dan 40 kali/menit. Tiga hari sesudah vaksinasi II, suhu tubuh sapi 1 dan 2 meningkat masing-masing menjadi 39 dan 39,6°C, frekuensi jantung meningkat masing- masing menjadi 84 dan 100 kali/menit, frekuensi nafas meningkat masing-masing menjadi 48 dan 40 kali/menit. Dua hari sesudah vaksinasi III, suhu tubuh sapi 1 dan 2 menurun masing-masing menjadi 37,8 dan 36,9°C, frekuensi jantung menurun masing-masing menjadi 60 dan 80 kali/menit, frekuensi nafas menurun masing-masing menjadi 40 dan 28 kali/menit. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa respon sesudah vaksinasi terhadap suhu tubuh, frekuensi jantung dan nafas pada vaksinasi II lebih cepat dibandingkan dengan vaksinasi I. Suhu tubuh, frekuensi jantung dan nafas pada vaksinasi III relatif stabil dan masih didalam kisaran normal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian vaksin H5N1 inaktif pada induk sapi bunting Friesian Holstein tidak berpengaruh negatif terhadap status kesehatan hewan tersebut.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/24449
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1241]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository