Studi tentang Komposisi Sumberdaya Ikan Hasil Tangkapan Trawl dan Habitatnya Diperairan Samudera Hindia (Pantai Barat Sumatera dan Selatan Jawa)
Abstract
Daerah penangkapan ikan untuk tiap spesies berbeda-beda. Penyebaran ikan pada prinsipnya dipengaruhi oleh unsur alam sendiri, dan juga oleh aadnya campur tangan manusia. Faktor-faktor alam dibagi atas dua kategori besar yaitu faktor yang tak hidup (abiotik) misalnya cahaya matahari, iklim, suhu, garam-garam anorganik dan lain-lain yang mempunyai kaitan hubungan dengan unsur biotik (plankton, tumbuh-tumbuhan air, predator, dan lain-lain) dalam suatu ekosistem (Rifai, 1983). Penangkapan ikan juga dapat dilakukan pada daerah perairan baru yang belum terjangkau oleh nelayan tradisional. Beberapa faktor penting yang mempengaruhi berhasilnya suatu usaha penangkapan ikan, baik itu merupakan usaha perikanan pantai, lepas pantai, maupun perikanan samuderaialah tingkah laku ikan (fish behaviour), faktor oseanografik, daerah penangkapan (fishing ground), alat dan kapal penangkapan ikan, keahlian atau keterampilan nelayan serta lat bantu penangkapan ikan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat komposisi sumberdaya ikan hasil tangkapan trawl, disamping itu juga dilakukan percobaan pendahuluan pendugaan stok sumberdaya perikanan hasil tangkapan trawl pada suatu daerah penangkapan ikan.

