View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Respon Sel Eosinofil Dan Sel Darah Merah Domba Penderita Haemonchosis Pasca Pemberian Simplisia Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia)

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (192.2Kb)
      Full Text (1.566Mb)
      Date
      2001
      Author
      Hidayat, Rahmat
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon sel eosinofil dan sel darah merah domba penderita Haemonchosis pasca pemberian simplisia buah mengkudu (Morinda citrifolia). Sebanyak delapan bel as ekor domba yang berumur 5 - 7 bulan dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontroinegatif (tanpa perlakuan), kelompok kontrol mengkudu (diberi mengkudu tanpa diinfeksi), kontrol infeksi (diinfeksi tanpa diberi mengkudu), dan kelompok mengkudu-infektif (diberi mengkudu dan diinfeksi), Perlakuan mengkudu diberikan sejak minggu ke-O sedangkan perlakuan infeksi dilakukan pada minggu ketiga dengan 10.000 larva infektif Haemonchus contortus. Pengambilan sampel darah dilakukan setiap mmggu dengan menggunakan tabung vakum berheparin (venojectR ). Sampel darah diambil dari vena jugularis selama sembilan minggu, mulai dari minggu ke-O sampai dengan minggu ke-8 untuk diamati peru bah an jumlah eosinofil, jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian buah mengkudu (minggu ke° s.d. minggu ke-3) memberikan pengaruh yang nyata terhadap peningkatan jumlah eosinofil (P<0.05). Sedangkan terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0.05). Hasil yang diperoleh setelah diinfeksi (minggu ke-4 s.d. minggu ke-8) juga menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap jumlah eosinofil (P<O.05) dan nilai hematokrit, namun hasil yang sebaliknya terhadap jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/22920
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1241]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository