View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Populasi Rotylenchulus Reniformis dan Kejadian Penyakit Layu pada Petak Pengendalian Hama Terpadu Nanas (Ananas Comosus) di Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (2.313Mb)
      Abstract (31.16Kb)
      Postscript (186.9Kb)
      Date
      2009
      Author
      Lubis, Mas Apri Yani
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      MAS APRI YANI LUBIS, Populasi Rotylenchulus reniformis dan Kejadian Penyakit Layu pada Petak Pengendalian Hama Terpadu Nanas (Ananas comosus) di Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dibimbing oleh SUPRAMANA dan GEDE SUASTIKA. Nematoda bentuk ginjal (Rotylenchulus reniformis) merupakan salah satu penyebab menurunnya produktivitas nanas. Selain itu keberadaan nematoda bentuk ginjal di pertanaman nanas mampu memperparah penyakit layu nanas oleh infeksi Pineapple Maelybug Wilt associated Virus (PMWaV). Tingginya permintaan terhadap buah nanas mendorong sistem budidaya yang lebih baik yang mampu menurunkan kerusakan akibat penyakit layu nanas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian hama terpadu (PHT) nanas terhadap perkembangan populasi R. reniformis, kejadian penyakit layu nanas, dan produksi buah segar. Terdapat tiga sistem budidaya yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu 1) konvensional, mengikuti cara budidaya setempat (KON), 2) bibit bebas virus (BBV), dan 3) pengendalian hama terpadu, perpaduan bibit bebas virus, budidaya tanaman yang baik, aplikasi pupuk organik dan sintetik, serta nematisida (PHT). Pada tahun pertama sistem PHT belum berpengaruh pada populasi R. reniformis (P>0,05), tetapi pada tahun kedua sistem PHT dapat menurunkan secara nyata populasi nematoda bentuk ginjal (P<0,05). Penerapan PHT dapat menurunkan tingkat kejadian penyakit (P<0,05). Jumlah koloni total mikroorganisme tanah yang berhasil diisolasi, terutama bakteri dan cendawan, dari petak PHT tidak berbeda nyata terhadap contoh tanah dari petak konvensional dan BBV.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/22552
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository