IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Multidiciplinary Program
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Multidiciplinary Program
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Model Analisis Kebijakan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Berkelanjutan (Studi Kasus: Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya, Kabupaten Pontianak)

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (74.59Kb)
      Fulltext (5.203Mb)
      Date
      2009
      Author
      Simbolon, Hardy Benry
      Hartrisari
      Sitorus, Santun R.P.
      Diamar, Son
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pembangunan transmigrasi dimaksudkan untuk mempertemukan minimal dua kepentingan yaitu pemanfaatan sumberdaya alam dan memberi kesempatan kerja dan peluang berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk. Faktorfaktor yang mempengaruhi perkembangan suatu kawasan transmigrasi tidak hanya berasal dari sisi internal, tetapi juga tergantung dari perubahan-perubahan yang terjadi di luar sistem kawasan itu. Hal ini mengakibatkan dibutuhkannya suatu cara untuk membantu memahami proses terjadinya persoalan dalam pengelolaan kawasan transmigrasi yang memiliki ciri-ciri sebagai kawasan perdesaan agar pengelola mampu mengantisipasi terjadinya perubahan keadaan sosial, ekonomi dan lingkungan serta adanya perubahan di luar wilayahnya. Intervensi langsung pemerintah dalam program transmigrasi adalah membangun unit pemukiman transmigrasi (sebagai pra desa) beserta pembinaan masyarakat dan lingkungan transmigrasi selama 5 tahun, untuk kemudian diserahkan pembinaannya kepada Pemerintah Daerah yang kemudian menetapkannya sebagai desa definitif. Sebagian dari ribuan unit pemukiman transmigrasi (UPT) yang dibangun telah menjadi pusat-pusat pertumbuhan. Terdapat 66 eks UPT telah menjadi ibukota kabupaten dan 235 eks UPT menjadi ibukota kecamatan (Depnakertrans, 2005). Pencapaian perkembangan tersebut membutuhkan waktu yang relatif lama. Berdasarkan kajian empirik, lokasi transmigrasi umum dengan pola usaha tanaman pangan yang berhasil berkembang menjadi sentra produksi ataupun menjadi ibukota kecamatan membutuhkan waktu selama 17 – 20 tahun (Jones, 1979). Sebagian lain dari ribuan UPT yang telah diserahkan ke pemerintah daerah ternyata menghadapi berbagai masalah, karena belum mencapai sasaran kinerja UPT serta belum mampu untuk tumbuh dan berkembang dengan baik
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/22453
      Collections
      • DF - Multidiciplinary Program [812]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository