Pengembangan Sistem Pengambilan Keputusan Dengan Kriteria Ganda Dalam Penentuan Jenis Tanaman Hutan Rakyat, Contoh Kasus di Kabupaten Ciamis Jawa Barat
Date
2001Author
Herawati, Tuti
Suhendang, H. Endang
Darusman, H. Dudung
Metadata
Show full item recordAbstract
Pada saat ini kebutuhan kayu untuk bahan bangunan dan bahan baku industri makin meningkat, sedangkan pasokan kayu dari hutan alam kurang mencukupi. Departemen Kehutanan memproyeksikan pemasok kebutuhan bahan baku kayu yang berasal dari hutan rakyat sebesar 8,71 m³ atau sekitar 23,72%. Dengan pergeseran orientasi pembangunan kehutanan menjadi pembangunan yang berbasis ekonomi kerakyatan, maka peran hutan rakyat di masa-masa yang akan datang akan semakin ditingkatkan. Namun dalam program pengembangannya terdapat banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi. Oleh karenanya perlu dilakukan pengembangan-pengembangan agar diperoleh suatu model pengusahaan hutan rakyat yang memenuhi asas kelestarian dan asas kelayakan usaha sehingga diharapkan hutan rakyat mampu memberikan produksi kayu yang cukup tinggi dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pemiliknya. Penentuan jenis merupakan langkah awal yang sangat menentukan keberhasilan program penanaman. Dalam penetapan jenis tanaman diperlukan pengambilan keputusan yang rasional dan menyeluruh. Penetapan jenis tanaman harus memenuhi seluruh persyaratan baik secara biofisik, teknis, ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Dengan demikian keputusan yang dihasilkan memberikan jaminan keberhasilan tumbuh tanaman, mudah diterima masyarakat, dan produknya mudah dipasarkan (marketable).
Collections
- MF - Forestry [1610]


