View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Marine Science And Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Marine Science And Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Sebaran Konsentrasi Pigmen Fitoplankton pada Bulan Agustus - November 2001 Dari Citra Satelit Seawifs dan Topex di Laut Jawa

      Thumbnail
      View/Open
      C02eha.pdf (5.390Mb)
      C02eha_abstract.pdf (272.1Kb)
      Date
      2002
      Author
      Harianto, Edy
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penginderaan jauh kelautan saat ini telah berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, eksplorasi di bidang kelautan banyak dilakukan baik secara konvensional maupun dengan penginderaan jarak jauh yaitu dengan penggunaan satelit. Data yang dihasilkan dalam penginderaan jauh merupakan data deret waktu (time series data), sehingga dapat memantau perubahan yang terjadi pada suatu target dengan cepat. Beberapa sensor khusus telah dibuat untuk penelitian kelautan antara lainnya adalah sensor SeaWJFS (Sea Viewing Wide Field of View Sensor) yang dibawa oleh satelit remote sensing yaitu SeaStar yang diluncurkan pada 1 Agustus 1997, yang merupakan sensor pendeteksian warna perairan (pcean color) yang dapat mengetahui distribusi dan konsentrasi fitoplankton di permukaan perairan. Satelit sumberdaya alam lainnya seperti TQPEXfPOM ~ Taiwan dan TOPKX/POSKJDON, sensor ini dapat menggambarkan pola arus berdasarkan sirkulasi massa air secara harian dan dapat mendeteksi terjadinya "upwelling" maupun "downweling" sehingga parameter-perameter ini sangat mendukung dalam melihat pola penyebaran dari fitoplankton di laut. Konsentrasi dari klorofil-a yang terkandung pada fitoplankton dapat kita deteksi besarnya dan penyebarannya di laut dengan menggunakan sensor satelit yang bekerja pada panjang gelombang sinar tampak {Visible), dan sudah dikonversi dalam satuan mg/m3. Fotosintesis fitoplankton menggunakan klorofil-a, c dan satu jenis pigmen tambahan seperti protein-fucoxantin dan perinidin (Levinton, 1982) Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sebaran dan besar kandungan konsentrasi pigmen fitoplankton pada Musim Timur 2001 (bulan Agustus, September dan Oktober) di Laut Jawa, juga mempelajari pola sebarannya pada bulan Agustus setiap tahunnya mulai 1998 - 2001, menelaah dan membandingkan pola sebaran konsentrasi pigmen fitoplankton antara hasil pengukuran in-situ (data cruise) di Teluk Jakarta dengan hasil citra remote sensing citra LAC (Lokal Area Coverage) SeaWIFS. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2000 sampai Desember 2001 dan pengolahan datanya dilakukan mulai bulan Juli sampai Desember 2001, Pengambilan data GAC penginderaan jauh yaitu citra / image konsentrasi pigmen fitoplankton dengan sensor SeaWIFS dan data citra arus satelit TOPEX dilakukan di Lab. GTS. Lt.20 Gd.l BPP Teknologi Jakarta dan untuk data LAC SeaWTFS dengan citra tanggal 8 Juli 2001 diperoleh dari Tr. Nani Hendiarti M.Sc, data lapangannya diambil pada tanggal 9 Juli 2001 dari data hasil cruise Tr. Ario Damar M.Sc (FPTK -TPB) dengan lokasi Teluk Jakarta. Data inderaja diperoleh dari BPPT melalui Authorized Nani Hendiarti yaitu dengan mengakses homepge NASA pada hltp:// daac.gsfc.nasa. gov/. Data citra TOPFX/POM~Ta\wm; dengan mendownload langsung melalui homepage NPASCNFS (North Pacific Ocean Nowcast-Forecast System). Citra TOPFJC/POSEIDON (Prancis & NASA) oleh CCAR (Colorado Center for Astrodynamics Research masuki situs pusat data TOPKX/POSJEDON (T-P) COWRADO. Secara umum dengan memperhatikan rekaman citra GAC (Global area Coverage) SeaWTFS yang ditampilkan secara visual, dapat diduga distribusi konsentrasi pigmen fitoplankton di Laut Jawa selama bulan Agustus, September dan Oktober tahun 2001 yang mewakili Musim Timur dan citra bulan Agustus tahun 1998, 1999 dan 2000, yaitu dengan penampakan warna ungu, biru, hijau dan kuning yang menunjukkan besarnya konsentrasi pigmen fitoplankton sesuat dengan color bar yang tertera pada citra. Hasil citra SeaWTFS ini juga dapat didukung dengan melihat pola arus dan dinamika oseanografi dari hasil citra TOPEX / POM -Taiwan dan TOPKK / POSFJDON. Dari perpaduan hasil citra SeaWJFS dan TOPKX dengan faktor-faktor fisik perairan seperti pola arus, tinggi dan anomali permukaan air laut, upwelling dan downwelling yang digunakan pada penelitian ini berguna untuk lebih memastikan arah pergerakan dan sebaran konsentrasi pigmen fitoplankton. Dari hasil rekaman citra GAC SeaWTFS bulan Agustus, September dan Oktober 2001 memperlihatnya adanya sebaran konsentrasi pigmen fitoplankton yang bergerak dari Timur ke Barat seiring dengan Musim Timur yang terjadi pada saat itu. Citra hasil rekaman pada bulan Agustus 2001 memperlihatkan bahwa konsentrasi pigmen fitoplankton di Laut Jawa lebih tinggi dibanding pada bulan berikutnya yaitu bulan September dan Oktober, ini diindikasikan dengan tampakan warnanya yaitu berwarna hijau sampai kekuningan dengan konsentrasi pigmennya berkisar 0,4 - 1,5 mg/m3. Sebaran konsentrasi pigmen fitoplankton di perairan Laut Jawa sangat dipengaruhi oleh keadaan faktor lingkungan fisik, kimia, biologi dan meteorologinya. Di Laut Jawa masukan massa air pada Musim Timur 2001 berasal dari Samudera Pasifik melalui Selat Makassar, Laut Flores, Selat Lombok, Selat Bali, Samudera Tndonesia melalui Selat Sunda (pada bulan Agustus) dan Laut Cina Selatan (bulan Oktober dan November), hal ini diduga merupakan salah satu faktor yang sangat berperan dalam menentukan sebaran konsentrasi pigmen fitoplankton disamping pencampuran massa air secara vertikal dan kondisi arus serta pola angin yang terjadi secara lokal. Dari rekaman citra TOPEX / POM juga menunjukkan sebaran suhu di Laut Jawa umumnya berkisar antara 28 °C - 30 °C di bulan Agustus dan September, sedangkan memasuki bulan Oktober dan November kisaran suhu menjadi lebih tinggi karena diikuti dengan terjadinya Musim Pancaroba TT dimana kondisi angin sangat lemah dan laut sangat tenang sehingga proses pemanasan di permukaan dapat terjadi dengan lebih kuat, ini juga sama dengan yang dikemukakan oleh Wyrtki (1961). Data hasil pengukuran data in-situ tanggal 9 Juli 2001 di perairan Teluk Jakarta berupa data konsentrasi klorofil-a fitoplankton dengan data citra LAC SeaWTFS terlihat adanya kemiripan dari pola sebaran konsentrasi pigmen fitoplankton, hal ini ditandai dengan adanya pola kontur yang mirip dengan suatu pola pemusatan konsentrasi pigmen fitoplankton pada daerah yang- sama yaitu sekitar bagian Barat dari Teluk Jakarta yang diindikasikan dengan berwarna merah dengan konsentrasi sekitar ± 17 mg/m3. Sehingga berdasarkan pengamatan ini peneliti dapat menyimpulkan bahwa terdapat hubungan atau korelasi yang cukup besar antara data in-situ dengan data rekaman dari citra satelit LAC SeaWJFS berdasarkan pola sebarannya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/22113
      Collections
      • UT - Marine Science And Technology [2094]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository