View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaturan Waktu Ekstraksi Taoge Dan Konsentrasi Glukosa Pada Pertumbuhan Khamir Torula Untuk Produksi Selenium Minimum

      Thumbnail
      View/Open
      full text (797.6Kb)
      abstract (203.0Kb)
      Postscript (310.5Kb)
      Date
      2002
      Author
      Adityawarman, Noviandi Meta
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Selenium (Se) merupakan unsur mikro yang penting. Unsur ini sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan bagi hewan, tumbuhan, serta manusia. Akhir-akhir ini kebutuhan selenium meningkat pesat seiring dengan penyakit yang disebabkan kekurangan selenium Sebelum obat-obatan yang berbasis Se dikonsumsi olch masyarakat terlebih dahulu dilakukan uji hayati pada tikus guna mcndapatkan dosis yang tepat. Tikus tersebut terbagi menjadi dua, yaitu tikus normal dan'tikus yang kekurangan selenium. Tikus yang kekurangan selenium diberi pakan berupa khamir Torula •yang dapat memproduksi selenium dalam jumlah sedikit. Medium pertumbuhan untuk khamir Torula yang biasa digunakan adalah yeast extract malt, namun sampai saat ini medium tersebut masih diimpor. Penggunaan ekstrak taoge diharapkan dapat digunakan scbagai medium pengganti. Penelitian ini bertujuan mendapatkan jumlah selenium yang rendah dalam khamir Torula «100 ppb) denganjumlah biomassa khamir Torula yang banyak dengan pengaturan ekstrak taoge (I jam dan 2 jam), waktu inkubasi (0 jam, 12-24 jam, dan 48 jam), dan sumber karbon, yaitu glukosa (0,3, 0,6, dan 0,9 g dalam 100 ml ekstrak taoge). Hasil penelitian menunjukkan kadar selenium dapat dipengaruhi oleh ekstrak taoge, waktu inkubasi, dan konsentrasi glukosa. Kadar selenium cenderung meningkat (namun masih di bawah standar 10Oppb) dengan penggunaan ekstrak taoge 2 jam jika dibandingkan dengan I jam, meningkatnya konsentrasi glukosa, dan lamanya waktu inkubasi. Kadar selenium kurang dari 100 ppb dan jumlah biomassa banyak dapat terpenuhi pada kondisi konsentrasi glukosa 0,3 g/IOO ml, waktu ekstrak taoge I jam, dan waktu pertumbuhan 48 jam.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/21924
      Collections
      • UT - Chemistry [2295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository