View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Simulasi Pengaruh Pengapuran dalam Mengurangi Keracunan Besi pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) di Lahan Kering yang Baru Disawahkan

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (1.080Mb)
      Abstract (165.8Kb)
      PostScript (263.6Kb)
      Date
      1999
      Author
      Darwinah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Padi merupakan makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Peningkatan jumlah penduduk perlu diimbangi dengan peningkatan produksi padi. Namun upaya peningkatan produksi padi dengan mencetak sawah baru pada lahan kering di luar Jawa, yang umumnya didominasi tanah podsolik merah kuning, sering mengalami hambatan karena timbulnya keracunan besi pada tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengarnh pengapuran dalam mengurangi keracunan besi pada tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Balai Penelitian Bioteknologi Tanaman Pangan Bogor dari bulan Januari sampai Juni 1999. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Ada dua perlakuan yang diberikan yaitu dosis kapur ( 0, 1, 2, dan 3 ton CaC03/ha) dan varietas (IR64, Kapuas dan Memberamo). Masing-masing perlakuan diu lang tiga kali dan pada tiap ulangan terdapat tiga tanaman yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keragaman tingkat keracunan sesuai dengan dosis kapur dan varietas yang dicobakan. Semakin tinggi dosis kapur maka tingkat keracunan besi semakin berkurang, di mana varietas Kapuas merupakan varietas yang paling toleran terhadap keracunan besi dibandingkan varietas IR64 dan Memberamo. Varietas IR64 dan Kapuas memberikan respon yang baik dengan adanya tindakan pengapuran di mana tingkat keracunan besi berkurang dengan adanya pemberian dan peningkatan dosis kapur, sedangkan varietas Memberamo justru mengalami kenaikan tingkat keracunan dengan adanya pemberian kapur. Terdapat hubungan antara dosis kapur dengan pertumbuhan vegetatif dan produksi tanaman padi. Semakin tinggi dosis kapur, semakin meningkat tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, bobot akar, bobot berangkasan, bobot gabah isi dan bobot gabah total dimana nilai pengamatan tertinggi terdapat pada dosis kapur 3 tonjha.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/21483
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository