Tjatatan Perihal Lapangan Kerja dan Revolusi Hidjau dalam Pertanian
Abstract
Tulisan ini disusun sebagai bahan diskusi dalam Seminar Perencanaan Tenaga Kerja di LIPI pada Juni 1971. Fokus utamanya adalah menelaah hubungan antara pertumbuhan angkatan kerja, tekanan penduduk agraris di Jawa, dan dampak introduksi teknologi Revolusi Hijau terhadap penyerapan tenaga kerja di pedesaan. Sajogyo menggunakan data estimasi dari W. Brand, G.W. Jones, serta data primer dari Survey Agro Ekonomi (SAE) 1969 untuk menunjukkan kondisi ekstrem tekanan penduduk di Jawa dibandingkan pulau-pulau lain.
Sajogyo memaparkan bahwa pertanian rakyat di Jawa telah mencapai tingkat kepadatan tenaga kerja yang sangat tinggi (1,55 orang/ha) dengan penguasaan lahan yang sangat sempit (rata-rata 0,7 ha). Temuan riset menunjukkan bahwa budidaya padi di Jawa sangat intensif tenaga kerja namun memiliki produktivitas per orang-hari yang rendah jika dibandingkan dengan Filipina. Tulisan ini menyimpulkan bahwa meskipun teknologi baru (varietas unggul) meningkatkan penyerapan tenaga kerja, hal tersebut tidak serta-merta menjamin kesejahteraan tanpa adanya diversifikasi usaha dan integrasi pasar.
Collections
- Sajogyo [84]

