Marjinalisasi Petani dan Pertanian dalam Pembangunan di Indonesia
Abstract
Tulisan ini mengkaji proses panjang marjinalisasi petani di Indonesia, mulai dari masa kolonial hingga awal era Reformasi (2004). Sajogyo menyoroti transformasi status petani dari "tunduk" menjadi "mandiri" (from peasant to farmer) yang belum sepenuhnya terwujud. Secara historis, ia memaparkan bagaimana sistem Tanam Paksa dan UU Agraria 1870 menempatkan petani di bawah tekanan modal kolonial dan negara.
Pada era Orde Baru, meskipun terjadi peningkatan produksi beras melalui Revolusi Hijau, pembangunan cenderung bersifat "top-down" melalui berbagai "Program Masuk Desa" yang justru memperlebar jurang antara petani lapisan atas dengan mayoritas petani gurem. Penulis juga menyertakan studi kasus Proyek Kaji Tindak Partisipatif (KTP) di Sulawesi Tengah dan Papua sebagai evaluasi atas program Inpres Desa Tertinggal (IDT). Kesimpulan utama tulisan ini adalah perlunya demokratisasi pengetahuan dan reforma agraria sejati untuk mengakhiri apa yang ia sebut sebagai "perbudakan petani" akibat sistem pasar dan kebijakan sektoral yang tidak berpihak pada golongan lemah. ...
Collections
- Sajogyo [84]

