Sustainable Development In Central Kalimantan Based On Local Culture And Resources.
Abstract
Naskah ini membahas arah pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah pasca diterbitkannya Undang-Undang Otonomi Daerah tahun 1999. Fokus utamanya adalah menyelaraskan rencana pembangunan lima tahun (2001-2005) dengan potensi ekonomi rakyat dan budaya lokal, khususnya budaya Dayak. Sajogyo menyoroti perlunya "kembali ke" atau mempertahankan Sistem Kalimantan, yaitu pola pemanfaatan sumber daya alam yang berbasis pada kearifan lokal seperti pertanian berpindah dan tanaman keras, yang dianggap lebih sesuai dibandingkan model transmigrasi tanaman pangan intensif.
Ringkasan ini mencakup beberapa poin krusial:
Visi Pembangunan: Mengedepankan pemberdayaan masyarakat dalam sistem politik demokratis dan supremasi hukum.
Potensi Lokal: Menekankan pentingnya infrastruktur transportasi di koridor Kalimantan Tengah untuk memperkuat hubungan desa-kota dan mendukung bisnis kecil-menengah.
Kelembagaan: Usulan pendirian Institut Riset Dasar dan Terapan untuk memandu kebijakan keberlanjutan.
Proses Operasional: Langkah-langkah konkret melalui lokakarya regional dan pembentukan konsorsium antara LSM, universitas, dan pemerintah daerah untuk mengoperasionalkan rencana pembangunan.
Collections
- Sajogyo [84]

