Pembangunan Lestari Dan Pengembangan Budaya Lokal
Abstract
Tulisan ini merupakan naskah makalah yang dipersiapkan untuk Kongres Rakyat Kalimantan Tengah tahun 2001. Fokus utamanya adalah merumuskan strategi pembangunan yang berkelanjutan (lestari) bagi Kalimantan Tengah dalam kerangka Otonomi Daerah yang baru saja diberlakukan saat itu . Sajogyo mendasarkan argumennya pada arahan kebijakan GBHN 1999-2004 dan tiga Undang-Undang tahun 1999 (Pemerintah Daerah, Perimbangan Keuangan, dan Kehutanan) yang menekankan delegasi wewenang dari pusat ke daerah.
Isi makalah merangkum isu-isu pokok dari laporan tim konsultan SCRDP-JICA (1998) yang memperkenalkan konsep "Sistem Kalimantan", yaitu pola pembangunan yang bertumpu pada potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan budaya lokal yang telah teruji selama generasi . Sajogyo membahas secara mendalam mengenai perlunya restrukturisasi ekonomi di sektor perkebunan dan kehutanan agar berakar pada ekonomi kerakyatan . Selain itu, ia menawarkan metodologi PLA (Participatory Learning and Action) dan PRA (Participatory Rural Appraisal) sebagai instrumen bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan dari bawah (bottom-up) .
Collections
- Sajogyo [84]

