View Item 
      •   IPB Repository
      • IPB Scholar
      • Sajogyo
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPB Scholar
      • Sajogyo
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Dari Kebutuhan-Kebutuhan Ke Hak-Hak Azasi (HAM)

      Thumbnail
      View/Open
      literatur ilmiah (2.024Mb)
      Date
      2005
      Author
      Sajogyo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ci awal 1970-an masa Pembangunan Orde Baru, adakah imbas dat ide-ide "Basic Needs" dari ILO, Ur (Geneva) Konsep du pernah saya bahas berupa Matrix, dimana ada 5 unsur "pemerataan" disajikan dari baris di atas sampal bowan, sedangkan 3 kolom "memotong garis-goris tersebut) merupakan 3 unsur lainnya. Dibaca dari atas ke bawah diseaut (pemercatoon) peluang berusaha dan peluang bekerja (upahan) yang hasinya berupa pendapatan jursur ke-3 yang menentukan tercapainya pemeratioan dalam hai dua kelompok kebutuhan dasar yailu pongan/sondang/pasan dan pendidikan/kesehatan. Tiga kolom menggambarkan 3 unsur pernersloon lain yaitu pemeratoan besian kebutuhan dasar itu a antara golongan penduduk laki-laki dan perempuan, απτα daeran/cesa/kota con calam perlindungan nukum. Matriks itu terdiri atas 5X3=15 kotak, masing-masing menampilkan sotu corak pemeratoon. Tapi matiks lu lebih sering diacu sebagai 8-jalur pemerataan atau lebih tepat 8 jalur-plus. Artl "plus" itu mesti menjawab pertanyaan: apa yang menjadikan pemerataan peluang-peluang berusaha, bekerja (upahan dan pemerataan pendapatan yang meningkat jost.ost Sampai mana matriks inu telah mendorong tampinya ukuran garis kemiskinan, dari Sajagyo (1974) maupun dari BP Statistis ? Dalam upaya memajukan (mengarahkan fungsi R&D (di bawah MenRistek Habibie), pernah ada kelompok Didang Ketutunan Dasar Manusia" (ButsarMan) di lingkungan DRN di masa itu. (sejak 1980-an) 2 Apa persamaan antara upaya mengacu pada bidang "Kebutuhan Dasa Manusia berawal dari ide ILO, Geneval dan kiri upaya mengacu pada Hok-Hok Dasar (HAM) oleh Bappenas / KPKemiskinan & Keduanya sama-sama ok menjawab "sebab-sebab kemiskinan di tataran "perekonomian" di satu pihak, tak menyebut jelas "kekuatan-кечистом еколоm" apa yang amat menentukan pola pembangunan dan di lain pihak, kini wolau Bappenas merujuk ke kebijakan sektor ekonomi tapi terbatas pada aspek-aspek moneter/fiskal, sama sekali tak mengangkat "sok or riel" ekonomi (Baca Heru Nugroho: Negara, Pasar dan Keadilan, 2001) ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172692
      Collections
      • Sajogyo [84]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository