Pemerataan Dalam Mutu Kehidupan
Abstract
Di dalam mengukur "pertumbuhan disertai pemerataan" (trilogi pembangunan), bagaimana mengukur "pemerataan seringkas ukuran GNP (pendapatan per orang setahun) yang mengukur "pertumbuhan ekonomi"? Disinipun sudah ada ukuran distribusi pendapatan, misalnya koefisien Gini, dan sebagainya.
Bagan yang menjabarkan "8 jalur pemeratean jika dipusatkan pada "hasil akhir yang menunjukkan "kecukupan gizi (lihat Bagan hal.17) memang menunjukkan kerangka yang kompleks. Yang tergambar disitu, mulai dari dua "kunci pembuka" (peluang berusaha dan peluang bekerja), lewat "tingkat pendapatan", sampai mencapai pemerataan dalam kecukupan pangan dan perumahan (4) serta dalam (5) pendidikan dan kesehatan. Tiga unsur lain tercakup di seluruh jalur tersebut: (6) partisipasi (masyarakat umum, secara khusus pemuda dan perempuan) yang dimulai dari ikut berusaha/bekerja sampai mengenyam nastinya, (7) pemerataan pembangunan antar daerah, khususnya antar kota dan desa (beda lingkungan) dan (8) keadilan hukum (mulai dari sistem produksi, ke peluang berusaha/bekerja sampai hak mem-peroleh pendidikan dan hak-hak khusus bagi anak-anak sesuai keperluan pertumbuhan jasmani dan rohani. (Dalam hal jalur tersebut terakhir, ini penafsiran yang serba luas, tak terbatas pada "kesamaan dihadapan hukum"). ...
Collections
- Sajogyo [84]
