Pengelolaan dan Pemanfaatan Wisata Rumah Kupu-kupu Bandulu Anyer, Provinsi Banten
Abstract
Rumah Kupu-kupu Bandulu merupakan penangkaran kupu-kupu yang bertujuan sebagai sarana edukasi dan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan dan pemanfaatan wisata di Rumah Kupu-kupu Bandulu. Data diperoleh pada bulan November–Desember 2024 melalui pengamatan langsung, pengukuran, percobaan pemeliharaan, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemeliharaan dilakukan secara intensif dengan membagi kandang sesuai dengan fase hidup kupu-kupu dan pemilihan tanaman disesuaikan dengan jenis kupu-kupu. Doleschalia polibete merupakan salah satu spesies yang paling banyak ditemukan dan ada sepanjang tahun di Rumah Kupu-kupu Bandulu. Persentase keberhasilan penangkaran D. polibete mencapai 10% termasuk kategori rendah. Persepsi pengunjung terhadap pemanfaatan wisata di Rumah Kupu-kupu Bandulu menunjukkan hasil positif antara baik hingga sangat baik. Rumah Kupu-kupu Bandulu is a butterfly breeding center developed to serve as an educational and tourism facility. This study aims to describe the management of Bandulu Butterfly House and its use for tourism activities. Data were obtained in November–December 2024 through direct observation, measurement, breeding experiments, interviews, and literature studies. The study's results showed that the maintenance system was carried out semi-intensively, with cages divided according to the butterfly's life phase, and the selection of plants was adjusted to match the type of butterfly. Doleschalia polibete was one of the most commonly found species and was present throughout the year at Rumah Kupu-kupu Bandulu. Breeding experiment of D. polibete showed a 10% success rate, which was categorized as low. Visitors showed positive perception toward the use of Rumah Kupu-kupu Bandulu as tourism site, ranging from good and very good.
