View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi Ekstrak Lengkuas, Kemangi, dan Serai Untuk Pengendalian Aspergillus flavus pada Biji Kacang Tanah

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (2.591Mb)
      Fulltext (1.170Mb)
      Lampiran (2.036Mb)
      Date
      2026
      Author
      Putri, Wahyu Aprilia Adhisa
      Tondok, Efi Toding
      Sugiana, Fenny Aulia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Aspergillus flavus merupakan cendawan patogen yang banyak menyerang komoditas pascapanen, salah satunya kacang tanah di penyimpanan dan berbahaya karena menurunkan daya kecambah benih dan mampu memproduksi aflatoksin. Pengendalian kimiawi telah dilakukan, tetapi memiliki kelemahan adanya residu pestisida yang tidak aman apabila diaplikasikan pada komoditas yang dikonsumsi. Alternatif yang dapat digunakan berupa fungisida nabati yang dibuat dari lengkuas, kemangi, dan serai. Banyak penelitian melaporkan bahwa lengkuas, kemangi, dan serai memiliki kandungan senyawa yang bersifat antifungi sehingga dapat digunakan untuk mengendalikan cendawan patogen. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi dan konsentrasi efektif dari ekstrak lengkuas, kemangi, dan serai dalam menghambat pertumbuhan A. flavus pada biji kacang tanah. Pengujian dilakukan secara in vitro dengan metode peracunan media, uji perkecambahan spora, dan in vivo blotter test dengan pencelupan biji kacang tanah pada larutan ekstrak. Perlakuan ekstrak lengkuas memberikan penghambatan paling baik dan cukup konsisten di semua pengujian. Ekstrak lengkuas 10% dinilai baik dan efisien di pengujian in vitro dengan penghambatan 75,28% dan cukup konsisten menghambat perkecambahan spora di berbagai konsentrasi. Perlakuan ekstrak lengkuas juga mampu menekan gejala infeksi dan memunculkan sedikit gejala di pengujian in vivo, tetapi masih belum lebih efektif dibandingkan fungisida sintetik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172613
      Collections
      • UT - Plant Protection [2533]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository