Pengelolaan Sampah TPS 3R Mutiara Bogor Raya, Mekar Mandiri, dan Griya Melati Kota Bogor
Abstract
Sampah merupakan permasalahan yang terus berlangsung di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Timbulan sampah yang meningkat menjadi tantangan bagi pemerintah dan masyarakat, sehingga diperlukan upaya pengelolaan melalui program TPS 3R yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penampungan sementara, tetapi juga tempat proses pengolahan. Penelitian bertujuan mengetahui teknis pengelolaan, timbulan dan komposisi sampah, tingkat partisipasi masyarakat, serta keberfungsian TPS 3R Griya Melati, Mekar Mandiri, dan Mutiara Bogor Raya berdasarkan Petunjuk Teknis TPS 3R Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiganya menerapkan tahapan pengangkutan, pemindahan, pemilahan, dan pengolahan sampah. Timbulan sampah masing-masing adalah 0,226; 0,521; dan 0,662 kg/orang/hari, dengan komposisi residu terbesar pada Griya Melati dan Mekar Mandiri, serta organik pada Mutiara Bogor Raya. Secara operasional, Mutiara Bogor Raya menunjukkan kinerja lebih baik karena perannya sebagai bank sampah, memberikan manfaat ekonomi, dan menghasilkan produk olahan yang beragam. Partisipasi masyarakat umumnya bersifat tidak langsung melalui kegiatan sosialisasi, pembayaran iuran, dan pemilahan sampah dari sumber
