Analisis Keberlanjutan dan Implementasi Ekonomi Sirkular Residential Waste Collection Services dalam mewujudkan green living (Studi Kasus: Vida Bumipala, Bekasi)
Abstract
Pada tahun 2024, jumlah penduduk Kota Bekasi mencapai sekitar 2,5 juta jiwa dan menghasilkan 1.800 ton sampah per hari yang dibuang ke TPA Sumurbatu. Sebanyak 51,74% dari total sampah Kota Bekasi bersumber dari sektor perumahan. Pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal berdampak negatif terhadap lingkungan. Residential Waste Collection Services (RWC) hadir sebagai model bisnis berkelanjutan yang mendorong ekonomi sirkular melalui layanan pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat, mengestimasi manfaat ekonomi sirkular, dan mengevaluasi status keberlanjutan RWC di Vida Bumipala. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan analisis skala Likert, manfaat ekonomi sirkular, dan multidimensional scaling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat berada pada kategori “Setuju”, yang mencerminkan apresiasi positif terhadap layanan RWC. Estimasi manfaat ekonomi sirkular sebesar Rp1.048.256.012,- menunjukkan bahwa RWC memiliki manfaat lingkungan sekaligus keuntungan ekonomi yang signifikan. Hasil analisis keberlanjutan menunjukkan bahwa RWC termasuk dalam kategori “Cukup Berkelanjutan” pada seluruh dimensi, dengan dimensi sosial mencapai skor tertinggi terutama dalam aspek edukasi pemilahan sampah.
