Komunitas Burung di Tiga Tipe Habitat di Pulau Bunguran Bagian Selatan, Natuna
Date
2026Author
Rahman, Kevin Timothy
Mardiastuti, Ani
Mulyani, Yeni Aryati
Metadata
Show full item recordAbstract
Pulau Bunguran sebagai pulau terisolasi memiliki biodiversitas yang tinggi,
namun rentan terhadap gangguan yang berdampak pada perubahan kondisi habitat
burung. Burung dikenal sebagai bioindikator dan penyeimbang ekosistem dan
merupakan komponen biodiversitas yang harus dilestarikan. Penelitian dilakukan
di Pulau Bunguran bagian selatan pada tiga tipe habitat didalamnya, yaitu hutan
dataran rendah, riparian, dan semak belukar. Penelitian ini bertujuan menganalisis
komunitas burung dan membandingkan komunitas antartipe habitat di Pulau
Bunguran bagian selatan. Survei dilakukan dengan metode titik hitung dan daftar
MacKinnon yang dianalisis dengan indeks keanekaragaman, kekayaan, dominansi,
kelimpahan relatif, Chao1, dan pengelompokkan burung berdasarkan kelompok
pakan (feeding guild). Hasil menunjukkan terdapat 82 spesies burung dari 39 famili.
Feeding guilds dibagi menjadi 7 guild utama dan didominasi oleh Insektivora.
Habitat semak belukar yang merupakan ekoton memiliki indeks keanekaragaman
dan kekayaan tertinggi (H’ = 2,825, DMg = 6,011), sedangkan hutan dataran rendah
memiliki dominansi tertinggi (C = 0,475). Kesamaan komunitas hutan dataran
rendah dan riparian lebih mirip dibandingkan dengan semak belukar.
