View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Dampak Kebijakan Pengembangan Biodieselterhadap Agribisnis Minyak Kelapa Sawit Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (701.1Kb)
      Fulltext (2.398Mb)
      Lampiran (886.9Kb)
      Date
      2026
      Author
      Gultom, Gusti Artama
      Harianto
      Saragih, Bungaran
      Suharno
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Minyak kelapa sawit merupakan salah satu komoditas agribisnis strategis Indonesia yang mengalami pertumbuhan produksi sangat pesat sejak periode 1990an, menjadikan Indonesia sebagai produsen crude palm oil (CPO) terbesar di dunia dan menjadi eksportir CPO terbesar sejak tahun 2007. Peningkatan produksi yang pesat tersebut memberikan kontribusi penting terhadap perekonomian nasional melalui ekspor. Namun, tingginya ketergantungan pada pasar ekspor juga menjadikan industri kelapa sawit rentan terhadap fluktuasi harga global dan kebijakan perdagangan internasional. Dalam menghadapi tantangan tersebut, kebijakan pengembangan biodiesel berbasis CPO muncul sebagai strategi untuk menciptakan pasar baru di dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Penerapan kebijakan mandatori biodiesel tidak hanya berperan dalam memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka peluang peningkatan nilai tambah CPO melalui hilirisasi. Namun demikian, pengembangan biodiesel juga membawa implikasi luas terhadap sistem agribisnis kelapa sawit Indonesia, mulai dari produksi di tingkat hulu, struktur pasar, hingga distribusi CPO antara kebutuhan domestik dan ekspor. Peningkatan permintaan CPO untuk biodiesel berpotensi memengaruhi keseimbangan pasar, harga CPO dan tandan buah segar (TBS) sawit, serta keberlanjutan pasokan jangka panjang, terutama di tengah keterbatasan lahan dan isu produktivitas. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang komprehensif untuk menganalisis dampak kebijakan pengembangan biodiesel terhadap agribisnis minyak kelapa sawit Indonesia. Tujuan umum penelitian adalah untuk menganalisis dampak kebijakan pengembangan biodiesel terhadap agribisnis minyak kelapa sawit Indonesia. Tujuan umum ini kemudian diturunkan menjadi tujuan khusus yang terdiri dari lima tujuan yakni untuk menganalisis (a) sejarah dan dinamika perkembangan kebijakan pengembangan biodiesel di Indonesia; (b) pengaruh kebijakan pengembangan biodiesel terhadap harga CPO internasional; (c) pengaruh kebijakan pengembangan biodiesel terhadap harga CPO domestik; (d) pengaruh kebijakan pengembangan biodiesel terhadap harga TBS di tingkat petani; dan (e) pengaruh kebijakan pengembangan biodiesel terhadap kebutuhan CPO domestik. Tujuan pertama dianalisis dengan pendekatan studi pustaka. Pengembangan biodiesel pada awal tahun 2000an dilatarbelakangi oleh peningkatan produksi minyak kelapa sawit Indonesia yang sangat pesat, sehingga mendorong perlunya penciptaan pasar baru guna menyerap kelebihan pasokan dan mencegah terjadinya penurunan harga minyak kelapa sawit. Pada tahun 2008, pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan mandatori biodiesel melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 32 tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Lain. Pengembangan biodiesel di Indonesia bertujuan untuk menciptakan new market (pasar baru) minyak sawit Indonesia, diversifikasi dan ketahanan energi dan penghematan devisa negara, peningkatan nilai tambah CPO, penyedia lapangan pekerjaan dan untuk menurunkan gas rumah kaca. Tujuan penelitian kedua dianalisis dengan menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM) dan menggunakan data deret waktu periode Januari 2015 hingga Desember 2023. Variabel penelitian terdiri dari harga CPO di bursa Rotterdam, volume produksi biodiesel Indonesia, harga CPO domestik Indonesia, harga CPO di bursa Malaysia, harga minyak kedelai, biji bunga mahari, rapeseed, dan minyak mentah. Dalam jangka pendek, harga CPO di bursa Rotterdam dipengaruhi secara signifikan dan positif oleh harga CPO di bursa Rotterdam itu sendiri, volume produksi biodiesel dan harga CPO domestik Indonesia. Sementara itu, variabel yang berpengaruh secara negatif dan signifikan adalah harga CPO di bursa Malaysia dan harga minyak mentah. Dalam jangka panjang, harga CPO di bursa Rotterdam dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh volume produksi biodiesel Indonesia, harga minyak kedelai, dan harga CPO domestik Indonesia, sedangkan harga minyak rapeseed berpengaruh secara negatif dan signifikan. Tujuan penelitian ketiga adalah untuk menganalisis pengaruh kebijakan pengembangan biodiesel terhadap harga CPO domestik. Data deret waktu dan sekunder dari Januari 2015 hingga Desember 2023 digunakan dalam penelitian ini dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah harga CPO domestik. Sebaliknya, variabel independen adalah harga CPO di pasar internasional, volume produksi biodiesel, ekspor CPO dan produk olahannya, harga minyak goreng sawit, pungutan ekspor, bea keluar, volume produksi CPO, dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Harga CPO domestik dalam jangka pendek dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh harga CPO internasional, volume produksi biodiesel, volume ekspor CPO dan produk olahannya, dan harga minyak goreng sawit. Sementara itu, harga CPO domestik, bea keluar, pungutan ekspor, produksi CPO, dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS memiliki efek negatif yang signifikan. Dalam jangka panjang, harga CPO domestik dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh harga CPO internasional dan harga minyak goreng, sedangkan punguatan ekspor, volume produksi CPO, dan nilai tukar Rupiah berpengaruh secara signifikan dan negatif. Tujuan penelitian keempat adalah untuk menganalisis pengaruh kebijakan pengembangan biodiesel terhadap harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam deret waktu (time series) dari bulan Januari 2015 hingga Desember 2023 dan dianalisis dengan menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Variabel dependen adalah harga TBS dan variabel independen adalah harga CPO domestik, harga CPO internasional, volume produksi biodiesel, volume ekspor CPO dan turunannya, pungutan ekspor, bea keluar, volume produksi CPO dan nilai tukar Rupiah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, harga TBS dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh harga CPO domestik, harga CPO internasional, dan volume produksi biodiesel. Sementara harga TBS, pungutan ekspor, bea keluar, volume produksi CPO, dan nilai tukar Rupiah berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap harga TBS. Dalam jangka panjang, harga TBS dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh harga CPO domestik, harga CPO internasional, dan volume produksi biodiesel. Pungutan ekspor, bea keluar dan volume produksi CPO berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap harga TBS dalam jangka panjang. Tujuan penelitian kelima adalah untuk menganalisis pengaruh pengembangan biodiesel terhadap kebutuhan crude palm oil (CPO) domestik. Penelitian ini menggunakan metode system dynamics. Produksi CPO nasional hingga tahun 2045 menunjukkan tren penurunan secara bertahap, terutama akibat penuaan tanaman kelapa sawit, keterbatasan ekspansi lahan baru, serta belum optimalnya percepatan peremajaan dan peningkatan produktivitas, khususnya di perkebunan rakyat. Puncak produksi CPO diprekdiksi terjadi pada tahun 2026 hingga 2029 yakni 68 juta ton dan akan turun secara perlahan menuju 54–55 juta ton. Di sisi lain, kebutuhan CPO domestik diproyeksikan meningkat secara konsisten, terutama didorong oleh pertumbuhan konsumsi biodiesel seiring kebijakan mandatori energi terbarukan, serta peningkatan kebutuhan sektor pangan dan industri hilir. Peningkatan permintaan domestik ini menyebabkan pangsa CPO yang tersedia untuk ekspor semakin menyempit, meskipun Indonesia masih mempertahankan surplus produksi sepanjang periode proyeksi. Kombinasi antara penurunan produksi dan peningkatan kebutuhan domestik berdampak langsung pada penurunan volume ekspor CPO secara perlahan hingga 2045. Kondisi ini mencerminkan pergeseran orientasi pemanfaatan CPO nasional dari dominasi ekspor menuju pemenuhan kebutuhan domestik, khususnya untuk ketahanan energi dan pengembangan industri bernilai tambah. Pengembangan biodiesel berdampak positif terhadap agribisnis minyak kelapa sawit Indonesia, terutama melalui penciptaan pasar domestik baru yang mampu menyerap sebagian besar produksi CPO nasional. Peningkatan penyerapan CPO oleh industri biodiesel berperan dalam mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor dan meredam dampak fluktuasi harga internasional. Selain itu, kebijakan biodiesel mendorong proses hilirisasi kelapa sawit dengan meningkatkan pemanfaatan CPO sebagai bahan baku energi terbarukan, sehingga membuka peluang peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Dampak positif tersebut tidak hanya tercermin pada penguatan struktur pasar CPO, tetapi juga berpotensi meningkatkan stabilitas harga dan keberlanjutan usaha di sepanjang rantai agribisnis kelapa sawit, termasuk pada tingkat petani, industri pengolahan, dan sektor pendukung lainnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172445
      Collections
      • DT - Economic and Management [504]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository