Pengujian Viabilitas Benih Sorgum dengan Uji Tetrazolium
Abstract
Sorgum merupakan tanaman serealia di Indonesia yang produksinya rendah. Peningkatan produksi dapat dilakukan dengan penggunaan benih bermutu. Viabilitas dan vigor benih merupakan kriteria penting yang menentukan mutu benih. Uji tetrazolium merupakan uji cepat viabilitas benih yang telah banyak digunakan untuk menduga viabilitas benih. Penelitian ini bertujuan memperoleh konsentrasi
yang tepat dan pola pewarnaan pada uji tetrazolium yang dapat menduga viabilitas benih sorgum. Uji tetrazolium diawali dengan melembabkan benih selama 18 jam, dilanjutkan dengan pembelahan benih sebelum dilakukan perendaman dalam larutan tetrazolium selama 2 jam pada suhu 40?. Konsentrasi larutan pada uji tetrazolium benih sorgum dapat menggunakan 0,5% dan 1%. Pengujian ini
menghasilkan sebelas pola pewarnaan yang dikelompokkan menjadi tiga kelompok kriteria normal (N), empat kelompok kriteria abnormal (AB), dan empat kelompok kriteria mati (M). Uji tetrazolium pada penelitian ini tidak dapat digunakan untuk menduga viabilitas benih sorgum yang terlalu rendah (daya berkecambah 29,83%). Sorghum is a cereal crop in Indonesia with low production. Production can be increased by using quality seeds. Seed viability and vigor are important criteria that determine seed quality. The tetrazolium test is a rapid seed viability test that has been widely used to estimate seed viability. This study aims to obtain the appropriate concentration and staining pattern in the tetrazolium test that can estimate sorghum seed viability. The tetrazolium test begins by moistening the seeds for 18 hours, followed by seed splitting before soaking them in a tetrazolium solution for 2 hours at 40°C. The solution concentration in the sorghum seed tetrazolium test can be used at 0.5% and 1%. This test produces eleven staining patterns grouped into three normal criteria groups (N), four abnormal criteria groups (AB), and four dead criteria groups (M). The tetrazolium test in this study cannot be used to estimate the viability of sorghum seeds that are too low (germination rate of 29.83%).
Collections
- MT - Agriculture [4039]
